Jokowi Tertarik pada 6 Juta Hektare Lahan Pertanian di Guinea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Guinea Alpha Conde mengajak Indonesia berinvestasi di sektor pertanian dan pertambangan di negaranya. Hal itu disampaikan Conde kepada Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Istana Merdeka, Jakarta, hari ini, Rabu, 3 Agustus 2016.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, selama di Indonesia, Presiden Conde akan menyempatkan diri mengunjungi beberapa industri strategis, seperti perbankan. "Presiden Jokowi mendukung agar perdagangan ekspor-impor ditingkatkan dari Indonesia ke Guinea dan sebaliknya," kata dia setelah bertemu dengan Conde di Istana Merdeka.

    Presiden Jokowi, menurut Retno, juga tertarik memulai kerja sama pengembangan kapasitas di pertanian, energi, dan penerbangan. Menurut Menlu, Guinea yang berada di kawasan Afrika Barat mempunyai 6 juta hektare lahan yang belum dikelola. "Pengembangan kapasitas pertanian akan ditindaklanjuti," ucapnya.

    Sebagai langkah serius, Indonesia-Guinea akan membentuk sidang komisi bersama. Tujuannya, agar kedua belah pihak bisa secara rutin menggelar pertemuan dan meningkatkan kerja sama bilateral. Menteri Retno mengatakan forum pertama akan diadakan tahun depan di Guinea.

    Hari ini Presiden Jokowi menerima kunjungan kerja dua negara, yaitu Sri Lanka dan Guinea. Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickramasinghe, Presiden Jokowi menawarkan kerja sama di sektor transportasi. Jokowi mengatakan, Indonesia mempunyai peluang masuk ke pasar domestik di Sri Lanka dengan mengekspor kereta api.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.