15 Produsen India Gelar Pameran Suku Cadang Otomotif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Mark Blinch

    REUTERS/Mark Blinch

    TEMPO.COJakarta - Automotive Component Manufactures Association of India (ACMA), badan tertinggi yang mewakili industri komponen otomotif India, menyelenggarakan India Aftermarket Auto Show Buyers-Sellers Meet 2016. 

    “Industri komponen otomotif India memiliki kemampuan yang terus berkembang,” ujar Presiden ACMA Arvind Balaji, Rabu, 3 Agustus 2016, di Fairmont Hotel, Jakarta Selatan. 

    Perkembangan ini, kata Balaji, terutama pada kehadiran OEM global dan Tierls dalam jumlah besar. Menurut dia, hal ini membantu industri komponen otomotif India menyerap praktek global.

    Balaji menjelaskan, ada 15 produsen komponen otomotif India yang ambil bagian dalam pameran ini. Mereka terdiri atas importir komponen, Tier I produsen, dan OEM. Produk aftermarket yang ditampilkan meliputi struktur dan body parts, mesin dan knalpot, suspensi dan pengereman, transmisi dan kemudi, serta listrik dan produk karet.

    Ke-15 produsen India yang berpartisipasi antara lain Abilities India Piston $ rings LTD, Arcoteh Ltd, Aurangabad Electrical Ltd (Bagla Group), Besoto Starting Systems Pvt Ltd, CI Car International Pvt Ltd, Gajra Gears Pvt Ltd, Jamma Auto Industries Ltd, Lucas Indian Service Ltd, Makino Auto Industries Pvt Ltd, Minda Corporation Ltd, NRB Bearing Ltd, Pranav Vikas India Pvt Ltd, Rockman Industries Ltd, Technocrat Connectivity Systems Pvt Ltd, dan Valeo Friction Materials India Pvt Ltd.

    Acara ini diresmikan Duta Besar India untuk Indonesia H.E. Nengcha Lhouvum Mukhopadhaya. Acara ini juga didukung Kementerian Perindustrian, pemerintah India, dan Kedutaan Besar India di Jakarta, serta Forst & Sullivan.

    Perhelatan itu pertama kali diadakan ACMA. Tujuannya mengeksplorasi peluang bisnis dan mengembangkan hubungan bisnis antara industri otomotif India dan Indonesia.

    Selain pameran suku cadang, Aftermarket Auto Show Buyers-Sellers Meet 2016 mengadakan seminar tentang aftermarket otomotif Indonesia. Terdapat pula sesi jaringan bisnis antara pelaku industri dari Indonesia dan India.

    BAGUS PRASETIYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).