Jusuf Kalla Bakal Hadiri Forum Ekonomi di Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla tertawa saat bersiap menerima kunjungan kehormatan dari Deputi Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus (kiri) di sela-sela  KTT LB Ke-5 OKI mengenai Palestina dan Al-Quds Al-Sharif di JCC, Jakarta, 7 Maret 2016. ANTARA FOTO/OIC-ES2016

    Wakil Presiden Jusuf Kalla tertawa saat bersiap menerima kunjungan kehormatan dari Deputi Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus (kiri) di sela-sela KTT LB Ke-5 OKI mengenai Palestina dan Al-Quds Al-Sharif di JCC, Jakarta, 7 Maret 2016. ANTARA FOTO/OIC-ES2016

    TEMPO.COJakarta - Indonesia berencana menghadiri forum ekonomi di Cina pada 22-25 Maret mendatang. Duta Besar Cina untuk Indonesia, Xie Feng, mengatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengkonfirmasi akan menghadiri pertemuan bertema Boao Forum for Asia itu. 

    "Kami senang Wapres Jusuf Kalla menerima undangannya," kata Feng di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 10 Maret 2016. 

    Feng menyambut dengan antusias kehadiran Indonesia dalam forum itu karena, dalam setahun terakhir, masing-masing kepala negara telah bertemu setidaknya dua kali. Kalla sendiri sudah enam kali mengunjungi Negeri Tirai Bambu selama menjabat Wakil Presiden Indonesia. 

    "Kunjungan Wapres kali ini akan makin memperluas kerja sama Indonesia-Cina ke depan," ucap Feng. 

    Feng menuturkan tidak ada agenda spesifik dalam pertemuan nanti, tapi Kalla dijadwalkan akan mengunjungi Provinsi Guangzhou. Selain itu, Kalla bakal berdiskusi dengan pemimpin Cina. "Wapres Kalla akan memberikan sambutan dalam forum," tuturnya. 

    Ia berharap, dalam pertemuan nanti, Cina dan Indonesia bisa meningkatkan pembangunan, terutama di kawasan Asia. Pasalnya, Indonesia punya peran penting di sektor ekonomi untuk wilayah Asia-Pasifik. Feng menyebut hal itu sebagai sebuah peluang yang unik. 

    Kalla menyatakan, secara umum, Boao Forum akan membahas soal Asia ke depan. "Prinsipnya, menjaga sinergi antara Cina dan negara-negara lain. Saya diminta bicara dalam pembukaan," ucapnya. 

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.