861 Ogoh-Ogoh Diarak di Denpasar Jelang Nyepi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak-anak mengusung miniatur Ogoh-ogoh atau boneka raksasa saat parade Ogoh-ogoh untuk anak-anak di Denpasar, Bali, 5 Maret 2016. Parade Ogoh-ogoh juga bertujuan untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1938 pada 9 Maret mendatang. TEMPO/Johannes P. Christo

    Sejumlah anak-anak mengusung miniatur Ogoh-ogoh atau boneka raksasa saat parade Ogoh-ogoh untuk anak-anak di Denpasar, Bali, 5 Maret 2016. Parade Ogoh-ogoh juga bertujuan untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1938 pada 9 Maret mendatang. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Kota Denpasar, Bali, mencatat sebanyak 861 ogoh-ogoh (boneka raksasa) di kota itu akan diarak sehari menjelang Hari Raya Nyepi atau Pengerupukan.

    Kepala Bagian Operasi Polresta Denpasar Komisaris Polisi Nengah Sadiarta di Denpasar, Senin, 7 Maret 2016, menjelaskan, ogoh-ogoh akan diarak di sejumlah titik utama di suatu kawasan dan persimpangan jalan.

    "Ada 861 ogoh-ogoh yang terdata oleh petugas kami," ucapnya.

    Sadiarta menjelaskan, di Kecamatan Denpasar Barat terdapat 211 ogoh-ogoh, Denpasar Timur ada 297, dan Denpasar Selatan terdapat 353.

    Data ogoh-ogoh dikumpulkan oleh petugas Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) di setiap desa atau banjar (dusun) di ibu kota Bali itu.

    Sedikitnya, 11 titik di Denpasar akan menjadi sentra pawai boneka raksasa berwujud menyeramkan ini, di antaranya di kawasan Catur Muka dan Tohpati.

    Pemerintah Kota Denpasar mengimbau masyarakat yang membuat ogoh-ogoh menjelang Nyepi memperhatikan ketentuan pembagian jalur yang akan dilalui.

    Rute ogoh-ogoh di Kecamatan Denpasar Barat, wilayah Kelurahan Pemecutan, yang terdiri atas 14 banjar, dimulai dari masing-masing banjar (dusun) melalui Jalan Gunung Batukaru-Imam Bonjol- M.H.  Thamrin-Gajah Mada-Udayana menuju Puputan Badung, selanjutnya kembali ke daerah masing-masing.

    Kecamatan Denpasar Utara di wilayah Desa Dauh Puri Kaja, yang terdiri atas 14 banjar, akan mengambil rute dari masing-masing banjar menuju kawasan Patung Catur Muka, melewati Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, kembali ke Jalan Udayana menuju Jalan Hasanuddin-M.H. Thamrin dan kembali ke banjar masing-masing.

    Sedangkan Kecamatan Denpasar Timur untuk wilayah Kelurahan Sumerta, yang terdiri atas tujuh banjar, mengadakan lomba ogoh-ogoh yang dipusatkan di Jalan Nusa Indah Selatan dan Utara, dimulai di masing-masing wilayah melalui Jalan Kenyeri-Kecubung- Hayam Wuruk-Nusa Indah-W.R. Supratman dan kembali ke banjar masing-masing.

    Begitu juga Kecamatan Denpasar Utara di Kelurahan Tonja, yang terdiri atas sembilan banjar, akan mengadakan lomba ogoh-ogoh, dipusatkan di simpang empat Jalan Gatot Subroto.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.