Dialog dengan Kadin, SBY Larang Wartawan Meliput  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan kuliah umum di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, 2 Februari 2016. Kuliah umum dengan materi Indonesia 2045: Menjadi Negara yang Maju, Kuat dan Sejahtera itu menjabarkan tugas-tugas pemerintah, akademisi dan masyarakat untuk menyongsong satu abad Indonesia merdeka agar menjadi negara yang maju.  TEMPO/Johannes P. Christo

    Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan kuliah umum di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, 2 Februari 2016. Kuliah umum dengan materi Indonesia 2045: Menjadi Negara yang Maju, Kuat dan Sejahtera itu menjabarkan tugas-tugas pemerintah, akademisi dan masyarakat untuk menyongsong satu abad Indonesia merdeka agar menjadi negara yang maju. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono akan berdialog dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada hari ini, 3 Maret 2016, bertempat di Menara Kadin, Kuningan. Dalam acara tersebut SBY akan menyampaikan presentasi dengan tema visi perekonomian Indonesia ke depan.

    Namun, rupanya wartawan tak boleh diperkenankan masuk ke ruang diskusi yang berada di lantai 29 ruang AEBC. Wartawan hanya boleh mendengarkan dialog tersebut melalui pengeras suara yang telah disediakan di ruang media. "Hanya boleh kameramen saja yang masuk untuk ambil gambar," ujar salah satu humas Kadin.

    Terlihat beberapa juru kamera dari televisi swasta masuk ke ruang diskusi. Namun mereka tak boleh ditemani reporter televisi. Beberapa wartawan pun mengeluh lantaran tak bisa masuk untuk melihat langsung jalannya diskusi.

    "Kok enggak boleh masuk sih? Terus nanti enggak bisa doorstop dong?" ujar salah satu wartawan dari media cetak.

    Dialog antara Susilo Bambang Yudhoyono dan Kadin berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam acara tersebut terlihat Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani serta para wakil ketua umum Kadin dari berbagai bidang.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.