AeroAsia Proyekkan Pendapatan Naik 26 Persen Tahun Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah melakukan perawatan pada sebuah pesawat di Garuda Maintenance Facilities (GMF) Cengkareng, Tangerang, 24 Februari 2015. GMF AeroAsia berhasil mempertahankan sertifikat approval Aircraft Maintenance Organization (AMO) EASA usai renewal audit pada 19-23 Januari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah melakukan perawatan pada sebuah pesawat di Garuda Maintenance Facilities (GMF) Cengkareng, Tangerang, 24 Februari 2015. GMF AeroAsia berhasil mempertahankan sertifikat approval Aircraft Maintenance Organization (AMO) EASA usai renewal audit pada 19-23 Januari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Maintenance Faciliti (GMF) Aeroasia membidik pertumbuhan pendapatan 26% pada tahun ini.

    Direktur Utama PT Garuda Maintenance Faciliti (GMF) Aeroasia Richard Budihadianto mengatakan pada tahun lalu, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) itu mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 10% atau US$304 juta.

    Melihat pertumbuhan tersebut, dia memprediksi akan terjadi kenaikan sebesar 26% pada tahun ini atau sekitar US$638 juta.

    "Pertumbuhan tidak saja terjadi untuk perawatan pesawat milik maskapai Indonesia, akan tetapi juga untuk pasar luar negeri," ujarnya di sela-sela acara Singapore Airshow 2006 di Singapura, Selasa (16 Februari 2016).

    Selain pasar Asia Tenggara, Richard melihat prospek pasar yang menjanjikan untuk perawatan pesawat asal Timur Tengah. Tahun ini dia membidik pasar Iran dan Irak yang cukup menjanjikan seiring dengan pertumbuhan industri penerbangan di negara itu.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.