Setelah Sempat Anjlok, Harga Minyak Stabil Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Heinz-Peter Bader

    REUTERS/Heinz-Peter Bader

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga Minyak mulai stabil lagi setelah sempat anjlok cukup dalam. Pasokan yang berlebih, apresiasi nilai tukar dolar Amerika dan melemahnya permintaan global mampu mengangkat harga minyak.

    Beberapa negara anggota OPEC menyerukan diadakannya pertemuan darurat untuk membahas pengurangan output poduksi minyak.  Presiden OPEC, Emmanuel Ibe Kachikwu mengatakan OPC akan mengadakan pertemuan  luar biasa pada awal Maret mendatang.

    Pada perdagangan Selasa, harga minyak acuan Amerika West Texas Intermediate naik tipis 9 sen atau 0,3 persen menjadi US$ 31,50 per barel. Sementara harga minyak acuan Brent sempat turun US$ 30,44 namun akhirnya kembali merangkak naik tipis 25 sen atau 0,8 persen ke level US$ 31,80 per barel.

    Harga  minyak mentah dunia anjlok 20 persen sejak awal 2016. Negara-negara anggota OPEC sebelumnya sepakat tidak akan menggelar sidang hingga Juni mendatang, setelah pertemuan terakhir Desember lalu. Namun harga yang terus merosot mendorong mereka untuk memajukan waktu  sidang.

    "Kami menyatakan bila harga minyak jatuh ke level US$ 35 per barel, maka harus segera dilakukan pertemuan  luar biasa," ucap Kachikwu yang juga Menteri Perminyakan Nigeria itu.

    BBC NEWS|SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.