Pengampunan Pajak, Darmin: Tinggal Masalah Teknis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Darmin Nasution. TEMPO/Subekti

    Menko Perekonomian Darmin Nasution. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemberian pengampunan pajak atau tax amnesty masih menunguu hasil penyelesaian perbedaan pendapat. "Tinggal satu hal yang mengerucut dan itu sangat teknis. bukan insentif. Pokoknya masalahnya teknis," ujar seusai rapat di kantornya, Selasa, 12 Januari 2015.

    Darmin mencontohkan masalah yang tidak dilaporkan selama ini mengenai surat pemberitahuan (SPT). "Ini masalah yang tidak dilaporkan selama ini. SPT tahun berapa itu dilaporkannya. Tidak ada intenstif. Mana yang lebih adil."

    Ketika ditanya, periode penarikan penebusan, Darmin mengatakan, akan menarik pengampunan pajak dari tahun yang tidak terbatas. " Berapa tahun ke belakang, itu ya ditarik semuanya. Artinya semua harta dia yang sejak kapan itu juga masuk," ujarnya.

    Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan masih menyelesaikan draf Rancangan Undang-Undang Tax Amnesty. Belied ini diyakini dapat mengembalikan seluruh aset orang Indonesia yang berada di luar negeri dengan memberikan pengampunan pajak. Rencananya rancangan undang-undang akan diajukan dalam pembahasan legislasi tahun ini.

    Rapat koordinasi dihadiri Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanadi, dan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi.

    ARKHELAUS W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.