Minggu, 22 September 2019

Dapen Pertamina Akuisisi 8 Persen Saham Sugih Energy

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Utama Kantor Pusat Pertamina. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Gedung Utama Kantor Pusat Pertamina. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dana Pensiun (Dapen) Pertamina akuisisi 8 persen saham milik PT Sugih Energy Tbk. Direktur Utama Dapen Pertamina M. Helmi Kamal Lubis mengungkapkan, sejumlah alasan ketertarikan melakukan akuisisi ini. "Sugih asetnya bagus dan menarik, kami melihat itu, " ujarnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin, 2 November 2015.

    Menurut Helmi, Pertamina telah melakukam review mengenai aset Sugih Energy secara detail dalam satu tahun terakhir hingga akhirnya memutuskan untuk masuk dan mengakuisisi. Ke depan ia berharap dapat kontrol Sugih Energy lebih besar lagi di level akuisisi saham 20 persen.

    Alasan lainnya adalah Sugih Energy yang bergerak dalam usaha minyak dan gas sejalan dengan usaha perusahaan induk Dapen, PT Pertamina (Persero) . "Kami memang akan bangun dan ekspansi perusahaan yang terkait sama induk kita," katanya. Terlebih menurut Helmi ketentuan yang dimiliki Dapen yaitu hanya diperbolehkan melakukan akuisisi perusahaan di dalam negeri. "Kalau mau ekspansi ke luar harus lewat anak perusahaan, misal nanti ya lewat Sugih, " ujar Helmi.

    Helmi menuturkan, telah masuk sejumlah penawaran dan komitmen pendanaan untuk Sugih Energy, sesaat setelah dilakukannya akuisisi ini. Tawaran pembiayaan tersebut di antaranya terdiri dari RHB Bank, Deustche Bank, dan Kredit Swiss senilai US$ 400 juta. "Tadinya Sugih harus cari financing, sekarang mereka yang begging ke Sugih setelah Dapen masuk, " katanya.

    Dapen Pertamina berencana menempatkan direktur utama dan satu komisaris baru pada jajaran direksi Sugih Energy. Adapun calon yang ditempatkan adalah Muhammad Husein, yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

    "Saya mau di Sugih Energy asalkan bisa bergerak agresif, ukurannya di produksi, " kata Husein. Rincian lengkap langkah, strategi, dan targetnya dikatakan Husein sedang dalam proses penyusunan. "Saya minta waktu 3 bulan untuk menyusun rencana jangka menengah, baik untuk organik maupun anorganik, " katanya lagi.

    Adapun Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) akan segera dilakukan untuk meminta persetujuan pemegang saham sehubungan dengan pencalonan ini.

    Direktur Utama PT Sugih Energy Tbk Andhika Anindyaguna mengatakan bahwa manajemen perusahaan telah merespons dan segera diproses sesuai dengan peraturan. "Rencananya akan dilakukan pada bulan Desember mendatang, baru setelah itu pelantikan direksi baru, " kata Andhika.

    Andhika menyambut baik adanya pergantian manajemen ini. "Sejalan dengan rencana dan skenario perseroan untuk pertumbuhan ke depan, " tuturnya.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe