750 Perusahaan Modal Asing Tak Bayar Pajak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 750 Perusahaan Modal Asing selama lima tahun tidak membayar pajak dengan alasan perusahaan mengalami kerugian.“Ada 750 Perusahaan Modal Asing yang tidak membayar pajak selama lima tahun. Alasannya perusahaan mengalami kerugian. Padahal perusahaan itu bagus,“ kata Menteri Keuangan, Jusuf Anwar dalam Rapat Kerja dengan Panitia Khusus Rancangan Undang Undang Perpajakan di DPR RI, Senin (21/11).Namun Anwar enggan merinci nama-nama perusahaan asing. “Itu perusahaan lama. Nanti kami akan lakukan canvassing (penyisiran) dulu, “ elaknya. Lagi pula, lanjut dia, untuk mengetahui data kerugian yang dialami perusahaan tidaklah sulit. Menurut anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI, Dradjad Wibowo, kenyataan itu menunjukkan kerja aparat pajak yang tidak benar. Sebab hal itu kemungkinan akibat adanya kongkalikong antara wajib pajak dan aparat.“Penjelasan Menteri Keuangan menunjukkan bahwa penghindaran pajak gampang sekali. Dengan self accesment tanpa verifikasi dan lebih detail, “kata Dradjad.Menurutnya sangat tidak mungkin jika perusahaan asing selama lima tahun merugi, tapi mampu bertahan di Indonesia. Karena itu, pemerintah harus segera memverifikasi dan investigasi.Dradjad mengatakan dari 750 perusahaan asing yang mangkir membayar pajak, mayoritas adalah perusahaan dari sektor tekstil dan migas (pertambangan). “Dugaan paling banyak di tekstil dan migas,“ ujarnya. Suryani Ika Sari

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.