RESHUFFLE KABINET: Rizal Ramli Puji Menteri Susi Bom Kapal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rizal Ramli. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Rizal Ramli. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli memuji langkah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam menegakkan pemberantasan illegal fishing. "Siapa yang tidak kenal Bu Susi. Langkahnya sudah benar," ujar Rizal saat pidato serah-terima jabatan di Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi, Jakarta Pusat, Kamis 13 Agustus 2015.

    Rizal, yang dulu pernah menjabat Menteri Perekonomian, memuji keberanian Susi dalam menindak kapal-kapal pencuri ikan di laut Indonesia. Dia menilai kebijakan Susi menenggelamkan kapal sebagai langkah yang tepat. "Bu Susi ini enggak ada takut-takutnya. Sudah benar kita perlu bersikap untuk memberikan efek shock therapy," ujar Rizal.

    Mendengar pernyataan tersebut, Susi, yang saat itu berada di samping kanan Rizal, langsung tersipu malu. Susi terlihat tersenyum sambil melihat ke arah menteri yang sedang berdiri di podium tersebut.

    Tak hanya pujian yang didapat Susi. Rizal juga menginginkan Susi untuk tidak berfokus pada pemberantasan illegal fishing saja, tapi juga nilai perekonomian perikanan, salah satunya dengan meningkatkan sektor pengolahan. "Supaya kita punya nilai tambahnya," ucapnya. 

    Kemarin Presiden Joko Widodo melantik Rizal Ramli sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo. Menteri lain dilantik antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil menggantikan Andrinof Chaniago. Sedangkan posisi Sofyan di Kementerian Koordinator Perekonomian digantikan Darmin Nsution.

    Presiden juga mengganti Rachmat Gobel dengan ekonom Thomas Lembong sebagai Menteri Perdagangan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno digantikan Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut sekaligus menjabat Kepala Staf Kepresidenan. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto digantikan Pramono Anung.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.