Hari Ini Jokowi Lepas Komoditas Ekspor Senilai Rp 1,2 triliun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buah kopi Arabika. ANTARA/Septianda Perdana

    Buah kopi Arabika. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.COMakassar – Presiden Joko Widodo hari ini akan melepas 27 komoditas ekspor yang akan dikirim ke 24 negara dengan nilai Rp 1,2  triliun.

    "Pelepasan ekspor ini akan langsung dilakukan oleh Pak Presiden didampingi Pak Gubernur," kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Sidik Salam, Senin, 3 Agustus 2015.

    Dia berujar, peresmian 24 komoditas ekspor yang dilakukan Jokowi itu bagian dari program gerakan peningkatan ekspor tiga kali lipat yang dilakukan Pemprov Sulawesi Selatan. Gerakan ekspor tiga kali lipat ini dilakukan secara bertahap dengan total volume ekspor 20.683 ton. "Dengan peningkatan ekspor, diharapkan ada penambahan nilai sekitar Rp 61 triliun yang sampai dengan 2018," ucapnya

    Sebanyak 24 negara yang menjadi tujuan pasar ekspor itu adalah Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Italia, Puerto Rico, Jerman, Australia, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Filipina, Inggris, Taiwan, Cina, Israel, Polandia, Denmark, Uni Emirat Arab, Kuwait, Saudi Arabia, Ukraina, Spanyol, Vietnam, dan Timor leste.

    Sedangkan untuk komoditas yang diekspor adalah ikan tuna beku, kepiting, gurita beku, ikan segar, kakao liqueur, kakao powder, kopi, kakao, buah markisa, jagung, butsudan (dupa), kayu olahan, rumput laut, karet, minyak mete, kulit mete, mete kupas, tepung terigu, dedak gandum, reptile skin, semen, nikel, marmer, ikan hidup, dan telur ikan terbang.

    Selain melepas ekspor, Presiden Jokowi dijadwal melakukan penyerahan sertifikat penghargaan eksportir kepada perusahaan ekspor kategori besar, menengah, dan kecil.

    IIN NURFAHRAENI DEWI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.