Waspadai Air Mineral Mengandung Bakteri Berbahaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ardiansyah Indra Kumala

    ANTARA/Ardiansyah Indra Kumala

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Kota Ternate, Maluku Utara diminta mewaspadai air mineral dalam kemasan galon yang mengandung bakteri berbahaya.

    Imbauan itu disampaikan Dinas Kesehatan Kota Ternate, menyusul ditemukannya depot air mineral di kawasan Kota Baru, Ternate Tengah mengandung bakteri coliform.

    "Hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinkes menemukan salah satu depot air di Kelurahan Kota Baru milik Nurlaila Basahona mengandung coliform," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Nurbaity Radjabesi, di Ternate, Sabtu (26 Juni 2015).

    Ia menjelaskan, air mineral mengandung coliform itu bila diminum dapat mengakibatkan diare atau bahkan dehidrasi yang membahayakan kesehatan.

    "Kami sudah menutup depot air mineral itu agar tidak menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan," katanya.

    Menurut Nurbaity, temuan bakteri coliform di depot milik Nurlaila Basona itu diketahui setelah tim dari Dinkes melakukan pemeriksaan rutin terhadap 102 depot air yang ada di Kota Ternate.

    "Pemeriksaan itu tiap tiga bulan. Saat ini baru ditemukan satu kasus bakteri coliform di Kota Baru," katanya.

    Bakteri coliform bisa muncul akibat pipa bocor, pemilik depot menarik pipa air dari dekat WC warga sekitar.

    Nurbaity juga menyatakan pihaknya sudah memberitahu temuan bakteri dalam air mineral itu kepada Camat Ternate Tengah untuk memperingati warganya.

    "Sedangkan terhadap pemilik depot kami lakukan pembinaan, dan untuk sementara usaha mereka ditutup dulu guna sterilisasi," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.