Minggu, 25 Februari 2018

Pada Jam Kerja, Situs Belanja Online Ramai Pengunjung

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 24 Juni 2015 01:45 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pada Jam Kerja, Situs Belanja Online Ramai Pengunjung

    Belanja OnLine. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengunjungi situs belanja online ternyata tak hanya dilakukan orang saat menghabiskan waktu di jalan. Kenyataannya, pada waktu kerja situs belanja online ramai pengunjung.

    Budi Gandasoebrata, Direktur PT Midtrans (Veritrans Indonesia), mengatakan waktu dengan pengakses situs belanja online terbanyak justru pada hari-hari kerja dan jam kerja. Mulai dari Rabu hingga Jumat, Budi mengakui situs belanja online ramai dikunjungi.

    Semakin mendekati waktu makan siang, katanya, jumlah pengunjung laman belanja online terus bertambah. Waktu lainnya yang juga menunjukkan jumlah yang tinggi yaitu pada pukul 15.00 dan pukul 18.00. Sementara itu, pada malam hari yaitu pukul 21.00 memang masih tinggi tapi kecenderungannya menurun.

    "Jumat, Kamis, Rabu juga peak. Semakin peak, semakin dekat makan siang. Terus, jam 3, jam 6, jam 9 malam juga tinggi tapi cenderung menurun," ujarnya, belum lama ini.

    Alasan yang mendasari, katanya, bisa jadi karena beberapa hal. Pertama, karena koneksi Internet di kantor relatif stabil. Wallhasil, kegiatan berselancar di situs belanja tak terganggu dengan konektivitas. Kedua, beban kerja yang tak terlalu tinggi menyebabkan pekerja bisa mengakses situs belanja.

    "Alasannya mungkin karena konektivitas di kantor relatif stabil. Mungkin beban kerja juga enggak terlalu banyak jadi banyak yang siang-siang malah akses situs belanja," katanya.

    Vice President Marketing and Business Development Berrybenka Lily Suriani mengatakan melihat pengalaman kesempatan pesta diskon sebelumnya, kunjungan ke situs belanja online bisa naik hingga sepuluh kali lipat. Bahkan, tingginya traffic membuat sistem down. Traffic Internetnya diperkirakan mencapai 170,2 Gbps.

    "Kunjungan saat ada pesta diskon bisa naik sampai sepuluh kali lipat. Sistem kita juga sempat down," katanya.

    BISNIS


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.