Relawan Jokowi Kritik Kebijakan Menteri ESDM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO , Jakarta: Anggota tim pakar Seknas Jokowi, Bonnie Setiawan, menagih janji-janji kampanye presiden Joko Widodo di sektor energi. Dia menuturkan, melalui tim kampanyenya, Hasto Kristianto, Jokowi pernah menjanjikan pembentukan tim pemberantas mafia migas, pembubaran petral, pemindahan basis pentral di Singapura, dan Pertamina mengurus kontrak migas yang akan habis, seperti blok mahakam.

    Jelasnya janji kebijakan energi Jokowi yang disampaikan dalam kampanyenya dulu, seharusnya membuat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjalankan program-program itu dalam kepemimpinannya. "Kan aneh kalau ternyata menteri ESDM, mengatakan sebaliknya," kata Bonnie dalam diskusi energi, di kantor Seknas Jokowi, Jalan Brawijaya 35, Jakarta Selatan, Sabtu 15 November 2014.(Baca: Menteri ESDM Copot Dirjen Migas)

    Sudirman, kata Bonnie, malah menegaskan tidak membubarkan petral, tidak memindahkan kantornya, dan kontrak yang akan selesai tidak dikembalikan ke Pertamina. "Pembentukan satgas mafia migas juga tidak ada kabarnya," katanya. Dalam mengawal program Jokowi, kata dia, Seknas mengingatkan Jokowi harus konsisten dengan janji-janinya.

    Menurut dia, penyebab Jokowi tidak menjalankan janjinya adalah presiden dikelilingi orang yang sama dari rezim terdahulu. Itu lah yang membuat kebijakan jokowi tidak dapat berjalan. "Kami kecewa orang-orang yang ada di kabinet," kata Bonnie. (Baca: Menteri Energi: BBM Murah Bikin Masyarakat Malas)

    Dia mengatakan cukup berat untuk mengawal pemerintah Jokowi. Pasalnya, orang-orang yang mengelilingi presiden mengisolasi Jokowi untuk berhubungan dengan temannya sendiri, seperti relawan. Dia mencontohkan, pada pertemuan APEC lalu, Jokowi dikelilingi Tommy Winata, Eka Cipta Wijaya, dan perwakilan dari CSiS.

    Bonnie khawatir presiden hanya menjadi simbol saat kebijakan pemerintahan baru diwarnai kepentingan orang-orang yang menyelewengkan janji Jokowi.

    ALI HIDAYAT


    Berita Lain
    Jokowi Berbisik, Xi Jinping pun Luluh 

    G20, Jokowi: Ikut Juga Belum, Sudah Disuruh Keluar 

    Ada Gempa, Jokowi Telepon Maluku-Sulut-Gorontalo

    Soal Revisi UU MD3, Koalisi Prabowo Retak? 

    Pamer Foto, Abbot Salah Mention Akun Jokowi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.