JSS Batal, Kawasan Ekonomi Tanjung Lesung Mangkrak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangun Rancang Jembatan Selat Sunda yang akan dibangun. Dok: PT Wiratman and Associates

    Bangun Rancang Jembatan Selat Sunda yang akan dibangun. Dok: PT Wiratman and Associates

    TEMPO.CO, Serang - Megaproyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung yang terletak di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, terancam gagal. Sebab, program unggulan Pemerintah Provinsi Banten yang sudah ditetapkan sejak 2012 hingga saat ini masih minim progres. Padahal batas waktu persiapan KEK Pariwisata Tanjung Lesung adalah 23 Februari 2015.

    Pelaksana Tugas Gubernur Banten Rano Karno mengatakan keterlambatan pembangunan KEK Pariwisata Tanjung Lesung disebabkan oleh beberapa kendala. Sedangkan waktu pengerjaan infrastruktur untuk kawasan ini hanya tinggal empat bulan lagi. "Ya, memang ada keterlambatan sekitar tujuh bulan untuk pengurusan surat keputusan dari pusat. Tapi kami tentu berharap KEK ini tetap jadi," ujarnya di Serang, Rabu, November 2014. (Baca: Jembatan Selat Sunda Ancaman bagi Indonesia)

    Rano berharap pembangunan KEK Pariwisata ini terwujud, meski saat ini terdapat beberapa kendala. Apalagi PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola telah menginvestasikan dana senilai Rp 1,4 triliun untuk membangun kawasan tersebut. "Kesiapan dan keseriusan beroperasinya KEK Tanjung Lesung terlihat jelas. Kami siap membantu," tuturnya.

    Direktur Utama PT Banten West Java Hyanto Wihadhi mengatakan untuk menunjang KEK Pariwisata Tanjung Lesung diperlukan infrastruktur penunjang yang masuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) Selat Sunda, yaitu koneksivitas Jawa-Sumatera atau Jembatan Selat Sunda. (Baca: Proyek Jembatan Selat Sunda Dihentikan)

    Penghentian pembangunan Jembatan Selat Sunda sebelumnya diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil. Megaproyek senilai Rp 200 triliun itu, di antaranya, disebut tidak selaras dengan konsep kemaritiman yang digagas Presiden Joko Widodo. "Itu masih ide dan wacana," ujar Sofyan. (Baca: Jembatan Selat Sunda Tak Masuk Program Jokowi)

    WASI'UL ULUM (SERANG) | JAYADI SUPRIADIN

    Berita Terpopuler
    Kata Jokowi, Informasi BIN Sering Meleset 
    Menteri ESDM Copot Dirjen Migas 
    Balas Dendam, Ayah Jepit Penis Pemerkosa Anaknya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.