Landasan Pacu Susi Air Diduga Tak Berizin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yang juga merupakan pengusaha tambak udang yang menyediakan pesawatnya untuk memberikan bantuan bagi korban bencana gelombang tsunami Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), di Halim Perdanakusuma, Jakarta, 25 November 2005. dok TEMPO/ Hendra Suhara

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yang juga merupakan pengusaha tambak udang yang menyediakan pesawatnya untuk memberikan bantuan bagi korban bencana gelombang tsunami Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), di Halim Perdanakusuma, Jakarta, 25 November 2005. dok TEMPO/ Hendra Suhara

    TEMPO.CO, Pangandaran - Landasan pacu milik maskapai penerbangan Susi Air di Kampung Padasuka, Desa Wonoharjo, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diduga tak berizin. Menurut Penjabat Bupati Pangandaran, Endjang Naffandy, pihaknya sedang meneliti dugaan tersebut. "Rencananya, Susi Air dan pemerintah akan membahas persoalan landasan ini awal November," katanya kepada Tempo, Kamis, 30 Oktober 2014.

    Landasan pesawat sepanjang 1 kilometer ini dibangun sejak 2004. Area ini berdiri di atas lahan pemerintah, tepat di muka laut. Meski kerap digunakan untuk lepas landas pesawat, landasan ini tidak diaspal atau dibeton, hanya diberi batu cadas. Di sisi kiri landasan terdapat tanaman pandan besar. Selain itu, terdapat satu pos jaga di gerbang masuk. (Baca juga: Pesawat Carteran Jokowi Milik Susi Air)

    Endjang mengatakan belum pernah memproses izin landasan pacu itu. Endjang mengatakan akan melakukan verifikasi dan mendengarkan pemaparan dari Susi Air. "Apakah ada argumen atau aturan hukum lain yang jadi pedoman untuk membangun landas pacu tersebut," ujarnya.

    Kepala Desa Wonoharjo, Zaenal Mustofa, mengatakan Susi Air sedang menempuh langkah-langkah untuk membenahi landasan pacu tersebut. Pembenahan tersebut meliputi perizinan dan penataan lokasi. "Kami berharap landas pacu ini bisa memberi kontribusi dalam upaya mengembangkan desa." (Baca: Dipanggil Jokowi, Dirut Susi Air: Bicara Soal Ikan)

    Saat dimintai konfirmasi, penanggung jawab PT ASI Pudjiastuti Marine, Rustam Effendi, mengatakan perusahaannya hanya memanfaatkan tanah milik negara yang tidak digunakan untuk landasan pacu pesawat. Seluruh biaya pembangunan landasan ini, kata dia, murni berasal dari Susi Air.

    Rustam tidak memungkiri kenyataan bahwa sebagian besar lahan di pinggir pantai tersebut dipakai untuk kepentingan Susi Air. Namun, kata dia, landasan itu juga pernah dipakai untuk kepentingan lain. "Dulu digunakan untuk paralayang, sampai pertandingan pesawat remote control," ujarnya. Saat ditanya soal perizinan, Rustam mengaku hanya meminta izin pemanfaatan. "Kalau izin menguasai tidak mungkin. Itu tanah negara."

    CANDRA NUGRAHA

    Berita Terpopuler
    Foto Porno Ini Bikin Penghina Jokowi Ditangkap 
    Cerita Susi Ngotot Pakai Helikopter ke Seminar
    Andi Widjajanto Ditunjuk Jadi Sekretaris Kabinet

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.