Pemerintah Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan M. Chatib Basri, resmikan penerbitan uang NKRI di Gedung BI, Jakarta, 18 Agustus 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Menteri Keuangan M. Chatib Basri, resmikan penerbitan uang NKRI di Gedung BI, Jakarta, 18 Agustus 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Chatib Basri memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2014 mencapai 5,4 persen. Dengan angka tersebut, maka rata-rata inflasi hingga akhir tahun akan mencapai 5,3 persen, di bawah asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2014 sebesar 5,5-7,3 persen. (Baca : Pertumbuhan Ekonomi 5,8 Persen Dinilai Realistis)

    Pertumbuhan ekonomi ini, kata dia, didorong oleh pemotongan belanja pemerintah sebesar Rp 43 triliun pada APBNP 2014. "Itu baru dari belanja pemerintah, belum lagi ekspor Newmont dan Freeport," kata Chatib di kantornya, Rabu, 10 September 2014. Angka tersebut belum dihitung berdasarkan pertumbuhan investasi. (Baca : Target Pertumbuhan di 2015 Bakal Sulit Tercapai)

    Badan Pusat Statistik merilis produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II-2014 tumbuh 5,12 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2013. Kepala BPS Suryamin mengatakan jika dibandingkan dengan kuartal I-2014, PDB tumbuh 2,47 persen.

    Pemerintah sepakat asumsi pertumbuhan ekonomi diubah menjadi 5,0-6,0 persen. Pada 20 Mei 2014, berdasarkan hasil rapat yang dihadiri Presiden Susilo Bambanng Yudhoyono, pemerintah mengusulkan asumsi pertumbuhan ekonomi dipotong dari 6 persen menjadi 5,5 persen.

    Saat itu Chatib optimistis pertumbuhan 5,5 persen bisa dicapai dengan meningkatkan ekspor pada kuartal II. Asumsi inflasi yang sebelumnya 5,5 persen pun diubah menjadi 5,3-7,3 persen.

    TRI ARTINING PUTRI

    Berita Terpopuler
    Jokowi Tolak Mercy, Sudi: Mau Mobil Bekas?  
    RUU Pilkada, Jokowi Siap Terima Ahok Jadi Sekutu  
    Gerindra: Ahok Tak Tahu Terima Kasih



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?