Saran Menteri Syarief Kepada Perajin Tahu Tempe

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan. TEMPO/Subekti

    Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO , Jakarta - Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah , Syarief Hasan mengatakan, para pengrajin tahu dan tempe tidak ragu meminjam dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk meningkatkan produksi mereka. Menurut dia, KUR dinilai penting dalam mengembangkan usaha dan menambah produktivitas usaha.

    "Sejak 2012, Kementrian telah memberi kesempatan pada Gabungan Usaha Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) untuk bisa menggunakan KUR maksimal 2 miliar," kata Syarief ketika ditemui dalam acara pelepasan kedelai impor Gakoptindo, di Tanjung Priok, Kamis, 30 Januari 2014.

    Untuk bisa meminjam kredit harus dilihat kembali kinerja Gakoptindo yang bisa menjamin dan bekerjasama dengan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) atau tidak. Saat ini, Syarief mengatakan, ada dua bank daerah yang bisa memberikan kredit untuk Gakoptindo yaitu Bank Jatim dan Bank DKI.

    "Pada 2014 ini pemerintah telah menyediakan dana KUR Rp 38 triliun atau meningkat dari tahun lalu yaitu sebesar 36,6 triliun," ujar Syarief.

    GALVAN YUDISTIRA


    Berita Lain:
    Hindari Sorotan, Hakim Vica Akan Ditarik ke Pengadilan Tinggi
    Airin dan Atut Chosiyah Berebut Jadi Tuan Tanah
    Mobil 'Wah' Adik Ratu Atut Ditaksir Rp 30 M  
    Mobil Berpelat Inisial Airin Ikut Disita KPK
    BPPT Perangi Hujan di Jakarta Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.