Sekolah Pasar Modal Dibuka, Gratis untuk Umum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Semarang - Pusat Informasi Pasar Modal Semarang buka program sekolah pasar modal gratis untuk masyarakat umum untuk tahun ajaran 2013 mendatang. Kegiatan ini untuk membuka wawasan masyarakat mengenai panduan investasi secara umum dan berjenjang.

    "Sekolah pasar modal ini sebagai antisipasi maraknya penipuan berkedok investasi," ujar Fanny Rifqi El Fuad, Divisi Pemasaran Pusat Informasi Pasar Modal Semarang, Kamis 27 Desember 2012.

    Kegiatan sekolah pasar modal ini dilaksanakan di Jalan Tamrin 152 Kota Semarang dengan peserta dari masyarakat umum. Sekolah ini buka pada hari Rabu dan Kamis jam 08.00 - 16.00 WIB.

    Fanny mengatakan pendaftaran terbuka bagi masyarakat umum hingga akhir Januari 2013. Kegiatan di dalam sekolah ini di antaranya, mengenalkan dasar-dasar investasi dan level investasi secara detail kepada peserta. Dengan begitu, mereka diharapkan bisa mengetahui dunia investasi yang benar dan legal.

    Sekolah investasi gratis ini, menurut Fanny, juga untuk menarik minat masyarakat Semarang yang masih minim dalam dunia investasi di pasar mosdal. Hal ini dibuktikan dengan jumlah investor di pasar modal Semarang yang hanya 6.748 orang. "Itu yang sudah SID (Single Investor Identity (SID) baru 5.511 dan yang sudah login hanya 817 orang," ujar dia.

    Pada tahun 2012, Pusat Informasi Pasar Modal Semarang telah melaksanakan sekolah investasi hingga 9 kali dengan jumlah peserta rata-rata 25 siswa dalam sekali pertemuan. Menurut Fanny proses pendidikan investasi melibatkan sejumlah lembaga sekuritas di Kota Semarang yang terdaftar.

    Jawa Tengah merupakan daerah yang rawan adanya penipuan berkedok investasi, Direktorat Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Tengah menangkap Tan Tandi Gunawan, tersangka penipuan berkedok investasi di Kabupaten Wonosobo tahun 2011 - 2012.

    "Tersangka mengatasnamakan PT Bina Sinar Sejahreta yang sebenarnya tak punya ijin perbankan dan hanya konsultan menejemen," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Komisaris Besar Firli, saat itu.

    EDI FAISOL

    Berita terpopuler lainnya:
    FPI Gugat Bupati Soal Misa Natal di Alun-alun

    Sopir Livina Maut Nangis-nangis, Tambah Dipukuli

    Harta Soekarno di Bank Swiss? Puan Menjelaskan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H