Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pertamina Peringkat Ketiga Terbaik dalam Daftar Fortune 500 Asia Tenggara 2024, Ini Profilnya

image-gnews
Pertamina berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060.
Pertamina berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) berhasil mencatat prestasi gemilang dengan meraih peringkat ketiga terbaik dalam daftar Fortune 500 Asia Tenggara tahun 2024. Ini merupakan penghargaan pertama kali dari media internasional Fortune yang mengakui kinerja terbaik perusahaan-perusahaan besar di kawasan Asia Tenggara, yang secara signifikan memperkuat posisi Pertamina di kancah global dan regional.

Menurut Fadjar Djoko Santoso, Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan yang berkesinambungan sejalan dengan strategi bisnis yang efektif. "Pertamina telah mencatat performa positif di berbagai lini bisnis, dengan menerapkan strategi dan inovasi yang adaptif dalam menghadapi tantangan dinamika bisnis global saat ini," ujarnya, dalam rilis.

Publikasi Fortune 500 menjelaskan bahwa Asia Tenggara memiliki peran vital dalam pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19. Meski demikian, perusahaan-perusahaan di kawasan ini terpengaruh oleh dinamika global seperti konflik geopolitik dan ketidakpastian pasar, yang mengakibatkan penurunan pendapatan bagi banyak perusahaan.

Profil Pertamina 

Pertamina, berdasarkan buku "Sejarah Konversi Minyak Tanah Seri II" oleh Pusat Data dan Analisis Tempo (2019: 88), memiliki profil yang mencerminkan komitmennya untuk menyediakan energi serta mengembangkan energi baru dan terbarukan demi mendukung kemandirian energi nasional. Sebagai perusahaan holding di sektor energi sejak ditetapkan oleh Kementerian BUMN Republik Indonesia pada 12 Juni 2020, Pertamina memiliki peran strategis yang mengawasi enam Subholding yang beroperasi di berbagai bidang energi. 

Hal Ini meliputi Upstream Subholding yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi, Gas Subholding oleh PT Pertamina Gas Negara, Refinery & Petrochemical Subholding oleh PT Kilang Pertamina Internasional, Power & NRE Subholding oleh PT Pertamina Power Indonesia, Commercial & Trading Subholding oleh PT Pertamina Patra Niaga, serta Subholding Integrated Marine Logistics oleh PT Pertamina International Shipping. Dengan ruang lingkup usahanya yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, Pertamina mengelola portofolio bisnisnya dengan fokus pada sinergi dan pengembangan program-program nasional.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut informasi dari laman resmi pertamina.com, sejarah Pertamina mencatat berbagai tonggak penting dalam evolusinya. Pada 10 Desember 1957, perusahaan ini berganti nama menjadi PT Perusahaan Minyak Nasional (PERMINA), yang kemudian berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Permina pada tahun 1960. Pada 20 Agustus 1968, PN Permina dan PN Pertamin digabungkan menjadi PN Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina). Melalui Undang-Undang No. 8 tahun 1971, Pertamina diberikan peran untuk mengelola dan memproses minyak dan gas bumi serta menyediakan kebutuhan bahan bakar dan gas di Indonesia.

Transformasi lebih lanjut terjadi pada 18 Juni 2003, ketika Pertamina berubah nama menjadi PT Pertamina (Persero) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2003. Perubahan ini menegaskan peran Pertamina dalam sektor migas dari hulu hingga hilir. Pada 10 Desember 2005, logo Pertamina diubah menjadi anak panah dengan warna dasar hijau, biru, dan merah, yang mencerminkan dinamika dan kepedulian lingkungan.

Pada 20 Juli 2006, Pertamina melakukan transformasi fundamental dalam usahanya, dan pada 10 Desember 2007, visi perusahaan diubah menjadi "Menjadi Perusahaan Minyak Nasional Kelas Dunia". Visi ini diperbarui menjadi "Menjadi Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia" pada tahun 2011. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 19 Juli 2012, Pertamina memperluas kegiatan usahanya dengan menambah modal ditempatkan dan memperluas operasionalnya.

Pada 14 Desember 2015, dilakukan perubahan Anggaran Dasar Pertamina untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan meningkatkan modal perusahaan, serta menetapkan peran Direksi yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris. Perubahan ini dituangkan dalam Akta No. 10 tanggal 11 Januari 2016 oleh Notaris Lenny Janis Ishak, SH. Selanjutnya, pada 24 November 2016, melalui SK BUMN No. S-690/MBU/11/2016, terjadi perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris, serta kewenangan Direktur Utama dalam menjalankan kegiatan perusahaan.

Pilihan Editor: Selain Dua Keponakan di Pertamina, Ipar Jokowi Ini Juga Duduki Jabatan Mentereng di BNI

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pertamina Sedang Siapkan BBM Rendah Sulfur

10 menit lalu

Petugas melayani konsumen yang mengisi bahan bakar pada SPBU di Jakarta, Senin, 2 Oktober 2023. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 1 Oktober 2023 untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95. Tempo/Tony Hartawan
Pertamina Sedang Siapkan BBM Rendah Sulfur

Pertamina tengah menyiapkan wacana emerintah soal bahan bakar minyak atau BBM rendah sulfur guna menekan polusi dikota-kota besar Indonesia, khususnya Jakarta.


20 BUMN Sumbang Dividen Rp85 Triliun untuk Negara, Siapa Setor Paling Besar?

8 jam lalu

Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
20 BUMN Sumbang Dividen Rp85 Triliun untuk Negara, Siapa Setor Paling Besar?

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan 20 perusahaan pelat merah berhasil memberikan dividen untuk negara tahun 2024 sebesar Rp85,52 triliun.


Fauzi Baadilla Masuk Pos Indonesia, Deretan Selebriti Ini pernah Menjabat Komisaris Perusahaan Mentereng

1 hari lalu

Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08 Fauzi Baadila menyampaikan sambutan saat deklarasi dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai capres 2024 di Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, 19 Juli 2023. BRIK yakin Prabowo dapat melanjutkan program kerja Presiden Joko Widodo. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Fauzi Baadilla Masuk Pos Indonesia, Deretan Selebriti Ini pernah Menjabat Komisaris Perusahaan Mentereng

Kementerian BUMN mengangkat Fauzi Baadilla sebagai Komisaris Independen PT Pos Indonesia


Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

2 hari lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

KPK memeriksa eks Kasubdit Niaga Migas PT Pertamina dalam kasus korupsi LNG.


Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Energi Bersih di GIIAS 2024

2 hari lalu

PT Pertamina Patra Niaga siap menyambut era energi bersih di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Dok. Pertamina
Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Energi Bersih di GIIAS 2024

Produk unggulan yang ditampilkan antara lain Pertamax Green 95 dan stasiun catu daya baterai kendaran listrik.


Maju Mundur Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Ada Sengkarut?

3 hari lalu

Petugas memasang tulisan Pertalite Off di samping mesin pengisian BBM dan hanya melayani non subsidi di SPBU Siliwangi, Semarang, Kamis, 6 Juni 2024. Infornasi dari Pertamina Patra Niaga Jateng DIY menyatakan sedang ada gangguan nasional, Pertamina sedang berkoordinasi dengan PT Telkom dan Sigma. Tempo/Budi Purwanto
Maju Mundur Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Ada Sengkarut?

Wacana pembatasan pembelian BBM bersubsidi diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.


Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat Mulai Bekerja, Biaya Operasional Penerbangan Dievaluasi

4 hari lalu

Harga Tiket Pesawat Domestik Mahal, Sandiaga Uno Pernah ke Medan Lewat Singapura
Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat Mulai Bekerja, Biaya Operasional Penerbangan Dievaluasi

Ada sembilan langkah yang dilakukan pemerintah lewat Komite Supervisi Harga Tiket Angkutan Penerbangan Nasional untuk menurunkan harga tiket pesawat


Siap Ikuti Aturan Pemerintah soal Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga: Sudah Diupayakan Melalui Kode QR

4 hari lalu

Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2022. Uji coba pembelian BBM bersubsidi dilakukan terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. ANTARA/Muhammad Adimaja
Siap Ikuti Aturan Pemerintah soal Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga: Sudah Diupayakan Melalui Kode QR

Pertamina Patra Niaga mencatat pendaftaran kode QR untuk BBM subsidi jenis biosolar sudah mencapai 100 persen.


Ikut Gelaran GTTGN XXV, Pertamina Usung Desa Energi Berdikari

4 hari lalu

PT Pertamina (Persero) menghadirkan inovasi Desa Energi Berdikari (DEB) Dusun Bondan Cilacap pada Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara ke-25 yang diinisiasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). di Lombok, Nusa Tenggara Barat , pada 14 - 17 Juli 2024. Dok. Pertamina
Ikut Gelaran GTTGN XXV, Pertamina Usung Desa Energi Berdikari

DEB merupakan program TJSL Pertamina di pedesaan untuk mendukung ketahanan energi dengan energi baru terbarukan, sekaligus peningkatan perekonomian masyarakat desa.


KPK Fokus Kembalikan Kerugian Negara Rp 1,77 Trliiun di Perkara Korupsi LNG Karen Agustiawan

4 hari lalu

Direktur Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Fokus Kembalikan Kerugian Negara Rp 1,77 Trliiun di Perkara Korupsi LNG Karen Agustiawan

Direktur Penyidikan KPK menyatakan tidak mengejar hukuman badan, melainkan fokus mengambil kembali uang negara yang keluar akibat korupsi LNG.