Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sempat Meroket Tajam, Harga Bawang Merah Berangsur Turun di Sejumlah Daerah, Ini Fakta-faktanya

image-gnews
Pekerja tengah memilah bawang merah di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Senin, 22 April 2024. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebut lonjakan kemungkinan terjadi akibat para pedagang pasar belum kembali dari mudik Lebaran 2024. TEMPO/Tony Hartawan
Pekerja tengah memilah bawang merah di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Senin, 22 April 2024. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebut lonjakan kemungkinan terjadi akibat para pedagang pasar belum kembali dari mudik Lebaran 2024. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Harga bawang merah yang sempat meroket tajam ditengarai mulai turun. Sejak tanggal 28 April 2024 harga bawang merah nasional alami penurunan rata-rata sebesar Rp500 per kg-nya. Sebelumnya, kenaikan harga bawang merah disebut-sebut terjadi karena faktor cuaca. Curah hujan di sejumlah wilayah penghasil bawang merah seperti Demak dan Brebes menyebabkan banjir dan diduga menjadi penyebab turunnya produksi bawang merah. Namun beberapa hari berselang, harga bawang mulai menurun. Bagaimana fakta-faktanya?

1. Telah Turun di Sejumlah Daerah

Mengutip dari Antara, harga bawang merah di sejumlah daerah mulai alami penurunan, di Palu dari yang semula seharga Rp 55 ribu turun menjadi Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kg. Lampung mengalami penurunan dari awalnya Rp 60 sampai Rp 70 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, di Sumedang menjadi Rp 55 ribu setelah menyentuh harga 65 ribu per kg. Sementara di Pangkalpinang meskipun harga menurun masih berada di kisaran Rp70 ribu. Stok yang mulai lancar menjadi penyebab mulai turunnya harga bawang merah.

2. Adanya Peran Pemerintah Terkait

Peran pemerintah daerah maupun pusat disebut berpengaruh dalam terjadinya penurunan harga bawang merah di pasaran. Misalnya saja di daerah Palu, melalui dinas terkait mereka mengadakan intervensi guna memperlancar distribusi, mendorong penambahan stok, dan melaksanakan pasar murah. Hal serupa juga dilakukan oleh Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian, keduanya intensif melakukan operasi pasar bawang merah melalui Gerakan Pangan Murah yang menyasar 63 lokasi dan dua pasar mitra di Jakarta pada 29 April hingga 8 Mei mendatang.

3. Upaya Petani yang Mendukung Pemerintah Stabilkan Harga Bawang Merah

Selain adanya peran pemerintah, menurunnya harga bawang merah tidak lepas dari jasa para petani bawang yang terus mengupayakan stoknya. Salah satunya, daerah Indramayu yang terkenal sebagai sentra produksi bawang merah, para petani mengaku konsisten bercocok tanam dalam segala situasi. Petani juga bekerja sama dengan pengamat hama penyakit tumbuhan agar kegagalan panen tidak berlarut diakibatkan oleh hama. Alhasil, Indramayu berhasil memasok stok bawang putih secara berkelanjutan di tengah terbatasnya stok umbi lapis tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, penurunan harga bawang juga terjadi di sejumlah daerah di antaranya: 

1. Riau

Data terakhir kenaikan harga bawang merah di Riau pada tanggal 24 April 2024 lalu masih menunjukkan rata-rata harga 50 ribu per kg jauh dari harga normal yang umumnya capai kisaran 35 ribu sampai 40 ribu. Kini harga tersebut kembali menurun di angka Rp37.320 per kilogramnya, hal ini disebabkan stok bawang merah cukup banyak di setiap lapak pedagang.

2. Lampung

Per tanggal 28 April 2024 pukul 13.01 WIB harga bawang merah di pasaran Lampung mencapai Rp57.690 per kilogram. Turun signifikan dibandingkan harga sebelumnya yang capai kisaran Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu. Terbaru ini bahkan turun lagi menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Stok bawang merah mulai stabil memasuki distribusi pasar di Lampung yang menyebabkan kondisi demikian.

3. Palu 

Melansir dari Antara, sebelumnya pasaran harga bawang merah di Palu sentuh rata-rata Rp55.000 kemudian berangsur turun hingga kini stabil di kisaran harga Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Penurunan harga tidak lepas dari peran pemerintah daerah yang lakukan intervensi untuk memperlancar distribusi, mendorong upaya penambahan stok barang di pasaran, hingga melaksanakan pasar murah.

4. Pangkalpinang

Penurunan harga bawang di Pangkalpinang bahkan sudah terjadi sejak tanggal 22 April 2024 lalu, harga bawang yang melambung senilai Rp80 ribu per kilogram berangsur turun menjadi Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu. Pedagang menyebut mulai masuknya sejumlah stok bawang merah menjadi penyebab turunnya harga. Meskipun demikian, pedagang mengaku harga tersebut masih dikeluhkan oleh konsumen dan perlu penyesuaian harga normal kembali. 

5. Sumedang

Seminggu sebelumnya harga bawang merah di pasaran Sumedang sempat sentuh harga Rp65. Kemudian saat stok yang masuk ke pasaran mulai lancar kembali akhirnya kini harga bawang merah di Sumedang turun sebesar Rp 10 ribu sehingga harga jualnya menjadi Rp 55. Konsumen masih tidak puas karena harga komoditi lainnya seperti cabai-cabaian masih naik.

6. Aceh

Sebesar 0,58 persen harga bawang merah di pasaran Aceh alami penurunan meskipun tidak banyak. Harga di pasaran kini Rp60.200 per kilogram, diketahui petani mulai mendistribusikan stoknya setelah sempat ditahan karena efek mudik lebaran 2024 lalu. Kini, pemda Aceh masih berusaha untuk terus meredam kenaikan harga bawang merah. 

Pilihan Editor: Sebut Produksi Bawang Merah Cukup, Mendag Larang Impor

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak

14 jam lalu

Ilustrasi pembelian Sembako. TEMPO/Subekti.
Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat Pilkada.


Mengenal Sudaryono, Aspri Prabowo yang Disebut Bakal Dilantik Jadi Wamentan

5 hari lalu

Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono bersama Prabowo Subia to. Dok. Sudaryono.id
Mengenal Sudaryono, Aspri Prabowo yang Disebut Bakal Dilantik Jadi Wamentan

Sudaryono, Aspri Prabowo, dikabarkan akan mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian. Berikut profilnya.


Berburu Bawang Merah Glowing sambil Menunggu Sunset di Perbukitan Bantul

6 hari lalu

Suasana sunset di perbukitan Nawungan Bantul, Yogyakarta. Dok.istimewa
Berburu Bawang Merah Glowing sambil Menunggu Sunset di Perbukitan Bantul

Sebelum menikmati sunset di bukit Nawungan Bantul, wisatawan bisa menjajal keseruan agrowisata di kawasan ini.


Kementerian Pertanian dan FAO Bikin Pelatihan Investigasi untuk Mitigasi Penyebaran Penyakit Menular Baru

7 hari lalu

Dokter hewan memeriksa seekor anjing peliharaan milik warga sebelum disuntikkan vaksin rabies dalam kegiatan peringatan World Rabies Day 2023 di Semarang, Jawa Tengah, Jumat 15 September 2023. Kegiatan vaskinasi rabies dan steril kucing gratis yang digelar Pemerintah Kota Semarang tersebut sebagai upaya melindungi hewan kucing dan anjing dari penyakit rabies serta mencegah over populasi kucing liar. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Kementerian Pertanian dan FAO Bikin Pelatihan Investigasi untuk Mitigasi Penyebaran Penyakit Menular Baru

FAO dan Kementerian Pertanian RI menyelenggarakan pelatihan investigasi untuk meningkatkan upaya pengendalian dan mitigasi penyebaran zoonosis.


Peristiwa Hukum Sepekan Ini: Pegi Setiawan Bebas, Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun

10 hari lalu

Terdakwa bekas Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengikuti sidang pembacaan surat amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. Majelis hakim menjatuhkan putusan terhadap Syahrul Yasin limpo, pidana penjara badan selama 10 tahun, denda Rp.300 juta subsider 4 bulan kurungan, membayar uang pengganti Rp.14.147.144.786 miliar dan 30.000 Dollar AS. TEMPO/Imam Sukamto
Peristiwa Hukum Sepekan Ini: Pegi Setiawan Bebas, Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun

Peristiwa hukum pekan ini antara lain Pegi Setiawan menang praperadilan bebas status tersangka dan vonis 10 tahun pidana penjara Syahrul Yasin Limpo.


Hakim Vonis Syahrul Yasin Limpo 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Masih Pikir-pikir soal Ajukan Banding

11 hari lalu

Terdakwa bekas Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengikuti sidang pembacaan surat amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. Majelis hakim menyebut SYL terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunakan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Hakim Vonis Syahrul Yasin Limpo 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Masih Pikir-pikir soal Ajukan Banding

Kuasa hukum Syahrul Yasin Limpo, Djamaludin Koedoeboen, mengatakan pihaknya masih berpikir akan mengajukan banding atau tidak.


Syahrul Yasin Limpo Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Ini Pertimbangan Hakim

11 hari lalu

Terdakwa bekas Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengikuti sidang pembacaan surat amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. Majelis hakim menjatuhkan putusan terhadap Syahrul Yasin limpo, pidana penjara badan selama 10 tahun, denda Rp.300 juta subsider 4 bulan kurungan, membayar uang pengganti Rp.14.147.144.786 miliar dan 30.000 Dollar AS. TEMPO/Imam Sukamto
Syahrul Yasin Limpo Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Ini Pertimbangan Hakim

Hukuman terhadap Syahrul Yasin Limpo lebih ringan dua tahun dari tuntutan jaksa yang mengajukan hukuman 12 tahun penjara.


Perjalanan Kasus SYL Hingga Divonis 10 Tahun Penjara: Banyak Aliran Duit untuk Keluarga dan Biduan

12 hari lalu

Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta
Perjalanan Kasus SYL Hingga Divonis 10 Tahun Penjara: Banyak Aliran Duit untuk Keluarga dan Biduan

Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) divonis hukuman 10 tahun penjara, ini perjalanan kasusnya.


Syahrul Yasin Limpo Minta Maaf Atas Kericuhan di Pengadilan

12 hari lalu

Kerusuhan terjadi usai sidang putusan perkara Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di PN Jakpus.
Syahrul Yasin Limpo Minta Maaf Atas Kericuhan di Pengadilan

Kericuhan terjadi karena massa pendukung Syahrul Yasin Limpo menghalang-halangi awak media yang akan mewawancarai eks Menteri Pertanian itu.


Hari Ini Hakim Jatuhkan Vonis, Massa Pendukung Syahrul Yasin Limpo Penuhi Ruang Sidang

12 hari lalu

Terdakwa bekas Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengikuti sidang pembacaan surat amar tuntutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat, 28 Juni 2024. Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Syahrul Yasin limpo, pidana penjara badan selama 12 tahun, denda Rp.500 juta subsider 6 bulan kurungan, membayar uang pengganti Rp.44.269.777.204 miliar dan USD30 ribu, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunakan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Hari Ini Hakim Jatuhkan Vonis, Massa Pendukung Syahrul Yasin Limpo Penuhi Ruang Sidang

Hari ini hakim akan membacakan vonis terhadap Syahrul Yasin Limpo dan dua anak buahnya dalam kasus dugaan pemerasan di Kementan.