Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Ini Industri yang Untung dan Buntung

image-gnews
Aktivitas bongkar muat gandum dari Australia di dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa 20 Desember 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Januari-November 2022, Indonesia telah mengimpor sebanyak 8,43 juta ton gandum. Tempo/Tony Hartawan
Aktivitas bongkar muat gandum dari Australia di dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa 20 Desember 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Januari-November 2022, Indonesia telah mengimpor sebanyak 8,43 juta ton gandum. Tempo/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menilai sektor industri menjadi yang paling dirugikan imbas melemahnya nilai tukar rupiah yang belakangan melemah. Sebab, menurut dia, sektor industri seperti tekstil, pakan ternak, pupuk, hingga yang berkaitan dengan kedelai maupun gandum, kerap mengandalkan bahan baku impor dalam produksinya.

"Biaya produksi tinggi dan belum tentu bisa menaikkan harga jual di dalam negeri," kata Ariston saat dihubungi pada Senin, 22 April 2024. 

Kondisi itu menjadi serba salah, karena ia menilai apabila produsen di bidang industri itu menaikkan harga jual, permintaan dari dalam negeri bisa menurun. Ia juga memprediksi subsidi bahan bakar minyak atau BBM bisa membengkak akibat pelemahan nilai tukar rupiah ini.

"Apakah sudah mulai terpengaruh? Ini saya belum ada datanya," ujarnya.

Namun, menurut dia, semakin lama nilai tukar rupiah ini melemah, maka semakin besar pengaruh negatifnya untuk industri yang memakai barang impor.

Sementara, ia menilai sektor ekspor menjadi yang paling diuntungkan akibat melemahnya nilai tukar rupiah ini. Menurut dia, dengan melemahnya nilai tukar rupiah, permintaan dari luar negeri berpotensi naik. Hal itu disebabkan oleh murahnya harga barang di Indonesia apabila dibeli dengan dolar Amerika Serikat.

"Barang tambahan bakal diuntungkan," ucapnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sedangkan pengamat komoditas dan mata uang Lukman Leong mengatakan bahwa semua sektor pasti terpengaruh oleh gejolak mata uang yang terjadi belakangan ini. Namun, ia menilai sektor ekspor dan impor menjadi yang paling sensitif terpengaruh akibat tren melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

"Pelemahan rupiah akan mendorong harga impor dan menekan permintaan, sebaliknya untuk ekspor," katanya kepada Tempo. 

Ia menyatakan bahwa sektor ekspor yang paling menikmati keuntungan imbas pelemahan nilai tukar rupiah terjadi pada komoditas energi. Sebab, komoditas itu secara harga dalam dolar Amerika Serikat juga mengalami kenaikan.

Lukman memprediksi penguatan dolar Amerika Serikat masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan. Hal itu tidak lepas dari faktor memanasnya konflik antara Iran dan Israel beberapa waktu lalu.

Dolar Amerika Serikat sendiri menguat dalam perdagangan akhir pekan, Jumat, 19 April 2024. Nilai tukar rupiah ditutup melemah 81 poin ke level Rp 16.260 per dolar AS. Pada perdagangan hari sebelumnya, rupiah ditutup pada level Rp 16.179 per dolar AS. 

Pilihan Editor: Luhut Gandeng Cina Kembangkan Teknologi Penanaman Padi di Kalteng: Tinggal Cari Partner Lokal

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sehari Menjelang Pengumuman BI Rate, Rupiah Melemah Tipis Menjadi Rp 16.179 per Dolar AS

11 jam lalu

Pegawai tengah menghitung uang pecahan 100 dolar Amerika di Penukaran Valuta Asing PT Ayu Masagung, Jakarta, Kamis 20 Juni 2024. Rupiah spot berbalik melemah pada perdagangan Kamis (20/6) pagi. Pukul 09.10 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.391 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,16% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.365 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan
Sehari Menjelang Pengumuman BI Rate, Rupiah Melemah Tipis Menjadi Rp 16.179 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah 9 poin ke level Rp16.179 per dolar AS.


Arus Modal Masuk Pengaruhi Penguatan Rupiah

13 jam lalu

Ilustrasi nilai rupiah terhadap dolar. TEMPO/Tony Hartawan
Arus Modal Masuk Pengaruhi Penguatan Rupiah

Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky mengatakan bahwa arus modal masuk cenderung mempengaruhi penguatan nilai rupiah.


Rupiah Hari Ini Diprediksi Menguat ke 16.080 per Dolar AS

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Diprediksi Menguat ke 16.080 per Dolar AS

Sejumlah analis memperkirakan nilai tukar rupiah bakal menguat pada hari ini hingga ke level 16.080 per dolar AS. Kenapa?


Usai Penembakan Donald Trump, Harga Emas Dunia Diprediksi Melejit Lampaui USD 2.500

2 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump dibantu oleh Dinas Rahasia setelah tembakan terdengar selama rapat umum kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli 2024. REUTERS/Brendan McDermid
Usai Penembakan Donald Trump, Harga Emas Dunia Diprediksi Melejit Lampaui USD 2.500

Analis Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga emas dunia bakal melejit setelah insiden penembakan Donald Trump saat berkampanye di Butler, Pennsylvania.


Analis Perkirakan Rupiah Hari Ini bakal Menguat hingga Rp 16.140, Defisit APBN Jadi Tantangan

4 hari lalu

Warga mengisi BBM jenis solar di SPBU Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta, Rabu, 14 September 2022. PT Pertamina akan membuat 250 titik SPBU khusus nelayan di Indonesia agar distribusi subsidi BBM tepat sasaran. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Analis Perkirakan Rupiah Hari Ini bakal Menguat hingga Rp 16.140, Defisit APBN Jadi Tantangan

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah hari ini masih akan melanjutkan tren penguatan dalam rentang Rp 16.140-Rp 16.230 per dolar AS.


Ekonom Sebut Kebijakan Ekonomi Dalam Negeri Ikut Sumbang Anjloknya Nilai Tukar Rupiah

5 hari lalu

Pegawai menghitung mata uang asing di Dolarindo Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah kuatnya data ketenagakerjaan AS serta derasnya dana asing yang keluar dari Surat Berharga Negara (SBN). Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,53 persen di angka Rp16.275 per dolar AS pada Senin (10/6). Depresiasi rupiah ini berbanding terbalik dengan penutupan perdagangan pada Jumat (7/6) yang menguat sebesar 0,4 persen. TEMPO/Tony Hartawan
Ekonom Sebut Kebijakan Ekonomi Dalam Negeri Ikut Sumbang Anjloknya Nilai Tukar Rupiah

Ekonom Universitas Paramadina Handi Risza menyebut faktor terbesar melemahnya nilai tukar rupiah dipicu kebijakan fiskal dan moneter dalam negeri.


Rupiah Mulai Menguat, Ditutup Rp 16.194 per Dolar AS

5 hari lalu

Pengendara mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU di Jakarta, Rabu 6 September 2023. PT Pertamina (Persero) akan mengumumkan pertalite dihapus mulai tahun 2024. Sebagai gantinya akan hadir Pertamax Green 92. TEMPO/Subekti.
Rupiah Mulai Menguat, Ditutup Rp 16.194 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup menguat 46 poin menjadi Rp 16.194 per dolar AS.


Analis Prediksi Rupiah Menguat di Akhir 2024, Berada di Rentang Rp15.500-Rp16.000

7 hari lalu

Ilustrasi rupiah. Pexels/Ahsanjaya
Analis Prediksi Rupiah Menguat di Akhir 2024, Berada di Rentang Rp15.500-Rp16.000

Faktor ekonomi global membaik mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di akhir tahun 2024.


Sri Mulyani Perkirakan Nilai Tukar Rupiah Rp 16.000-16.200 di Semester II 2024

7 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 12 Desember 2022. Sri Mulyani menjelaskan sejauh ini prevalensi perokok laki-laki dewasa mencapai 71,3 persen, sehingga membuat Indonesia menduduki peringkat pertama tertinggi di dunia. TEMPO/M Taufan Rengganis
Sri Mulyani Perkirakan Nilai Tukar Rupiah Rp 16.000-16.200 di Semester II 2024

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan nilai tukar rupiah pada semester II 2024 pada rentang Rp 16.000 hingga Rp 16.200 per dolar AS.


Imigrasi Jakarta Selatan Tangkap 8 WN Kamerun hingga Kongo Pembuat Uang Palsu Dolar AS

10 hari lalu

Gambar menunjukkan mata uang AS palsu, salah satunya diubah menjadi uang kertas pecahan US$ 1.000.000, yang diambil pada 6 Mei 2015.[Fox10]
Imigrasi Jakarta Selatan Tangkap 8 WN Kamerun hingga Kongo Pembuat Uang Palsu Dolar AS

Imigrasi Jakarta Selatan menangkap delapan Warga Negara Asing di salah satu hotel karena membuat uang palsu dolar Amerika Serikat (USD).