Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ekspor Mebel ke Eropa Turun, HIMKI Bidik Pasar Timur Tengah

image-gnews
Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan mebel di kawsan Klender, Jakarta, Jumat 27 Agustus 2021. Data Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menyebutkan ekspor mebel dan kerajinan Indonesia tercatat mencapai 1,687 miliar dolar AS pada semester I tahun 2021 atau naik 35,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Tempo/Tony Hartawan
Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan mebel di kawsan Klender, Jakarta, Jumat 27 Agustus 2021. Data Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menyebutkan ekspor mebel dan kerajinan Indonesia tercatat mencapai 1,687 miliar dolar AS pada semester I tahun 2021 atau naik 35,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Tempo/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur mengungkapkan terjadi penurunan ekspor ke pasar Uni Eropa pada 2022 sebesar 0,1 persen. Karena itu, pelaku usaha yang tergabung dalam HIMKI kini membidik pasar Timur Tengah untuk membangkitkan kembali industri mebel Indonesia. 

Pasalnya, HIMKI memperkirakan negara-negara di Timur Tengah akan menjadi pasar furnitur terbesar di dunia menggantikan Uni Eropa. "Pasar terbesar nanti justru bukan lagi Amerika dan Eropa tapi Asia dan Timur Tengah. Jadi ini the future-nya ke sana,” kata Abdul di Jakarta International Expo, Kemayoran pada Minggu, 12 Maret 2023. 

Ia menuturkan pasar Timur Tengah merupakan emerging market. Sementara Amerika dan Eropa, menurut dia, sudah tak lagi memegang predikat sebagai pasar ekspor terbesar industri furnitur. 

Kondisi tersebut, tuturnya, didorong oleh komitmen Pangeran Arab Saudia, Mohammed bin Salman untuk mendorong Timur Tengah sebagai New Eropa. Ia menilai hal itu merupakan potensi besar bagi Indonesia untuk memperluas pasar furnitur ke wilayah tersebut. 

Ia pun memprediksi berbagai negara di Timur Tengah, diantaranya Qatar, Israel, Uni Emirat Arab, akan terus melakukan pembangunan besar-besaran. Karena itu, negara-negara tersebut memiliki permintaan terhadap furnitur yang sangat besar. Peluang tersebut, menurutnya, harus bisa dibidik oleh pelaku usaha furnitur di Indonesia. 

“Dubai bahkan, kabarnya akan membuat kota baru seluas tujuh kali lipat Dubai, itu bisa jadi pasar baru,” ucapnya.

Kendati demikian, ia menilai masih banyak pelaku usaha yang berfokus pada pasar ekspor tradisional, yakni Uni Eropa. Padahal, ekspor ke Benua Biru kian ketat sejak diberlakukannya Undang-undang Deforestasi. Beleid tersebut membuat pelaku ekspor Indonesia harus memenuhi standar Forest Stewardship Council (FSC) jika ingin menembus pasarnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Artinya, bahan baku yang dibuat untuk furnitur itu harus berasal dari pohonnya ditanam, bukan yang liar. Indonesia pun kini tengah memperjuangkan agar sistem verifikasi legalitas kayu atau SVLK bisa berlaku di pasar Eropa dan setara dengan FSC. 

Kendati demikian, menurutnya, Indonesia tetap diminta mengikuti standar FSC. Sebab, menurutnya, pemerintah dan masyarakat Eropa lebih mempercayai FSC. Ditambah standar tersebut telah berlaku jauh lebih dahulu dari SVLK di Indonesia. 

Karena itu HIMKI mendorong agar pelaku industri furnitur yang masih terlalu nyaman dengan pasar Eropa mulai merambah pasar Timur Tengah. Abdul mengaku sudah berhasil mengekspor ke lima negara di Timur Tengah. “Saya sudah masuk ke Qatar, Dubai, Oman, Bahrain, dan Kuwait,” katanya. 

Pilihan EditorMenperin Minta Bantuan Pemerintah Singapura Usut Dugaan Impor Sepatu Bekas Ilegal

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Furnitur Indonesia Catatkan Transaksi Rp 99,46 Miliar di Pameran INDEX Dubai 2024

5 jam lalu

Pameran furnitur. TEMPO/Seto Wardhana
Furnitur Indonesia Catatkan Transaksi Rp 99,46 Miliar di Pameran INDEX Dubai 2024

Furnitur Indonesia catat transaksi sebesar US$ 6,11 juta atau senilai Rp 99,46 miliar selama tiga hari pameran internasional INDEX 2024. Naik 454 persen dari tahun lalu.


PT INKA Ekspor Gerbong Kereta ke Selandia Baru

1 hari lalu

Pembuatan gerbong kereta di pabrik PT Industri Kereta Api (INKA). TEMPO/Ishomuddin
PT INKA Ekspor Gerbong Kereta ke Selandia Baru

PT INKA (Persero) dan anak usahanya, PT INKA Multi Solusi mengirim gerbong kereta ke Selandia Baru.


KPK Panggil dua Saksi Dugaan Korupsi di LPEI

1 hari lalu

Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron memberikan keterangan kepada awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2024. KPK mengungkapkan telah menaikan status penyelidikan ke tingkat penyidikan dugaan penyimpangan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas penyaluran kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). TEMPO/Imam Sukamto
KPK Panggil dua Saksi Dugaan Korupsi di LPEI

Tim penyidik KPK memanggil dua saksi dalam dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).


Israel Perpanjang Larangan Beroperasi Al Jazeera selama 45 Hari

3 hari lalu

Logo Al Jazeera Media Network. REUTERS
Israel Perpanjang Larangan Beroperasi Al Jazeera selama 45 Hari

Pemerintah Israel memperpanjang larangan beroperasi Al Jazeera di Gaza selama 45 hari.


Qatar: Hamas Belum Tanggapi Proposal Gencatan Senjata Biden

6 hari lalu

Pasien ginjal Palestina menjalani cuci darah di sisa-sisa Rumah Sakit Al Shifa yang hancur akibat serangan Israel, di Kota Gaza 5 Juni 2024. REUTERS/Dawoud Abu Alkas
Qatar: Hamas Belum Tanggapi Proposal Gencatan Senjata Biden

Kemlu Qatar mengatakan Hamas belum menanggapi proposal gencatan senjata terbaru yang diajukan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.


Ragam Aksi Protes Berbagai Negara Kepada Israel

6 hari lalu

Tentara Israel memegang kerangka plastik yang ditemukan di Gaza dan dibawa ke Israel, di tengah konflik Israel dan Hamas, 27 Desember 2023. Sejumlah media menilai kerangka itu sebagai simbol pembantaian terhadap warga Palestina di Gaza.REUTERS/Amir Cohen
Ragam Aksi Protes Berbagai Negara Kepada Israel

Israel disebut-sebut sebagai negara yang paling dibenci. Berimbas kepada warganya yang ditolak masuk di sejumlah negara.


Bara di Papua Makin Membara

6 hari lalu

Bara di Papua Makin Membara

Pada semester pertama tahun ini, angka kekerasan di Papua sudah setara dengan jumlah total kasus serupa pada tahun lalu.


Bandara Internasional Dubai Bandara Tersibuk di Dunia Juni 2024, Berikut Profilnya

8 hari lalu

Bandara Internasional Dubai [PRESSTV.COM]
Bandara Internasional Dubai Bandara Tersibuk di Dunia Juni 2024, Berikut Profilnya

Ini dia profil dan sejarah perkembangan Bandara tersibuk dunia, Bandara Internasional Dubai sejak 1950an hingga sekarang


PMI Manufaktur Mei Melambat, Pemerintah Dorong Kontribusi Ekspor

8 hari lalu

Febrio N Kacaribu. Feb.ui.ac.id
PMI Manufaktur Mei Melambat, Pemerintah Dorong Kontribusi Ekspor

Indeks Manajer Pembelian atau Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Mei tercatat sedikit melambat dari bulan April.


Biden Desak Qatar Bujuk Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Terbaru

9 hari lalu

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani di Istana Lusail, di Doha, Qatar, Selasa, 6 Februari 2024. Mark Schiefelbein/Pool melalui REUTERS
Biden Desak Qatar Bujuk Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Terbaru

Biden mendesak Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad al-Thani membujuk Hamas agar menerima kesepakatan gencatan senjata dengan Israel