Dirut Bulog Budi Waseso Blak-blakan Soal Kelangkaan Beras

Syahrul Yasin Limpo dan Budi Waseso. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Perkara kelangkaan cadangan beras menjadi silang pendapat antara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Badan Pangan Nasional menyatakan cadangan beras pemerintah di Bulog berkurang 50 persen dari batas aman 1,2 juta ton per tahun.

Dalam rapat koordinasi bersama Presiden Jokowi, Menteri Syahrul menyatakan sanggup menyuplai 1 juta ton beras ke Bulog. Belakangan Kementerian Pertanian mengaku hanya sanggup menyediakan 600 ribu ton.

Dalam rapat koordinasi terbatas pada 8 November lalu, pemerintah menargetkan pasokan beras sebesar 500 ribu ton didapatkan dari dalam negeri dan 500 ribu ton dari luar negeri. "Sekarang saya lagi berupaya, nih. Lagi ngemis-ngemis," kata Budi Waseso kepada Tempo pada Senin, 28 November 2022.

Syahrul menyatakan Kementerian Pertanian merujuk pada data Badan Pusat Statistik, yang menunjukkan Indonesia surplus beras. "Kami himpun data secara digital dari pelaporan bupati," katanya seusai rapat dengan Komisi IV DPR pada 7 Desember 2022. Menurut dia, keputusan impor beras bukan disebabkan produktivitas dan ketidaktersediaan stok, melainkan upaya pemerintah agar harga beras terjangkau masyarakat.

Dalam wawancara panjang dengan Tempo, Budi Waseso memaparkan masalah ancaman krisis pangan, kondisi perberasan Indonesia sekarang, hingga cadangan beras di Bulog. Dia juga menuturkan upaya Bulog yang pontang-panting mencari beras di luar negeri, yang juga jadi rebutan karena suplai yang minim.

Ikut wawancara lengkapnya di Majalah Tempo pekan ini: Dirut Bulog Budi Waseso: Pejabat Jangan Asal Ngomong






Harga Beras Masih Tinggi, Mendag: Karena Distribusi Bulog Masih Terbatas ke Agen Besar

18 jam lalu

Harga Beras Masih Tinggi, Mendag: Karena Distribusi Bulog Masih Terbatas ke Agen Besar

Zulhas masih menemukan harga beras medium yang melebihi harga yang dipatok oleh pemerintah yakni Rp 9.450 per kilogram. Apa penyebab harga tinggi itu?


Jokowi dan Surya Paloh Bertemu di Istana Negara Kemarin Sore

1 hari lalu

Jokowi dan Surya Paloh Bertemu di Istana Negara Kemarin Sore

Jokowi dan Surya Paloh bertemu pada Kamis sore kemarin di Istana Negara.


Bulog dan Pemerintah Kota Bandung Sediakan 500 Ton Beras untuk Tekan Harga

1 hari lalu

Bulog dan Pemerintah Kota Bandung Sediakan 500 Ton Beras untuk Tekan Harga

Pemerintah Kota Bandung dan Bulog menyiapkan 500 ton beras medium untuk menekan kenaikan harga beras.


Mentan Syahrul Yasin Limpo Klaim Peningkatan Nilai Ekonomi Food Estate Rp 204,76 Miliar

3 hari lalu

Mentan Syahrul Yasin Limpo Klaim Peningkatan Nilai Ekonomi Food Estate Rp 204,76 Miliar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengeklaim peningkatan nilai ekonomi food estate mencapai Rp 204,76 miliar.


Syahrul Yasin Limpo: Tidak Betul Food Estate Tidak Berhasil

3 hari lalu

Syahrul Yasin Limpo: Tidak Betul Food Estate Tidak Berhasil

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo membantah anggapan bahwa program lumbung pangan atau food estate tidak berhasil


Ma'ruf Amin Buka Suara Soal Mafia Beras Hingga Kenaikan Harga Meski Telah Impor

3 hari lalu

Ma'ruf Amin Buka Suara Soal Mafia Beras Hingga Kenaikan Harga Meski Telah Impor

Wakil Presiden Ma'ruf Amin buka suara soal sengkarut beras yang terjadi di Tanah Air. Ia pun tak menampik soal keberadaan mafia beras.


Mentan Klaim Inflasi RI Rendah karena Kontribusi Pertanian

3 hari lalu

Mentan Klaim Inflasi RI Rendah karena Kontribusi Pertanian

Syahrul Yasin Limpo mengklaim inflasi Indonesia rendah selama tiga tahun berturut-turut karena kontribusi besar dari sektor pertanian.


Soal Reshuffle Kabinet, PPP: Indikasinya Cukup Kuat

3 hari lalu

Soal Reshuffle Kabinet, PPP: Indikasinya Cukup Kuat

PPP menyatakan melihat indikasi cukup kuat akan adanya reshuffle kabinet. Presiden Jokowi disebut telah bertemu pimpan parpol.


Bulog Bangka Belitung Tambah Pasokan Beras 500 Ton usai Hari Raya Imlek

6 hari lalu

Bulog Bangka Belitung Tambah Pasokan Beras 500 Ton usai Hari Raya Imlek

Saat ini stok beras yang ada di gudang tersisa 42 ton dan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan depan.


Buwas Cerita Soal Distributor Nakal Mencampur Beras Impor dan Dikirim Kembali ke Bulog

7 hari lalu

Buwas Cerita Soal Distributor Nakal Mencampur Beras Impor dan Dikirim Kembali ke Bulog

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengungkapkan suplier nakal yang mencampur beras hasil impor Bulog dengan beras medium lokal.