Satgas BLBI Alih Nama 7 Aset Properti Eks BPPN jadi Milik Pemerintah

Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) tiba didampingi Ketua Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Rionald Silaban dalam pelantikan tim satgas tersebut di Kemenkeu, Jakarta, Jumat 4 Juni 2021. Tim Satgas BLBI resmi dilantik dan akan melakukan penagihan kepada seluruh pihak yang terlibat yang telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp110,454 triliun. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) melakukan sertifikasi aset untuk mengamankan aset negara dari aset properti eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) atau eks BLBI

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan program sertifikasi tanah dilakukan lantaran masih terdapat dokumen kepemilikan aset property eks BPPN/eks BLBI yang masih tercatat atas nama eks debitur eks debitur atau pihak ketiga lainnya.

Baca: PTUN Kabulkan Gugatan Salah Sita Aset PT Bogor Raya Development, Satgas BLBI Ajukan Banding

Sertifikasi memperkuat legalitas

Oleh sebab itu, sertifikasi atas nama Pemerintah Republik Indonesia mesti dilakukan untuk memperkuat legalitas kepemilikan aset.

“Sertifikasi dilakukan agar tertib fisik, tertib administrasi, dan tertib hukum,” ujar Rionald melalui keterangan tertulis, Kamis, 8 Desember 2022. 

Sebelumnya Satgas BLBI telah menerima dokumen kepemilikan aset properti BPPN atau eks BLBI berupa tujuh sertifikat hak pakai atas nama Pemerintah RI.

Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Lhokseumawe Mutiawati  kepada perwakilan Satgas BLBI dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) di Kantor Satgas BLBI, Jakarta, pada Jumat, 2 Desember 2022.

Selain persertifikasian tujuh dokumen oleh Kantor Pertanahan Kota Lhokseumawe, kata Rionald, saat ini juga masih terdapat proses sertifikasi lainnya yang sedang dilakukan melalui kantor pertanahan kota/kabupaten yang tersebar di Indonesia.

Lebih jauh, Rionald menyatakan, Satgas BLBI beserta DJKN akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan kantor wilayah BPN atau kantor pertanahan di seluruh Indonesia. "Dalam rangka pengamanan kekayaan negara melalui sertifikasi aset, termasuk optimalisasi pengelolaan sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Baca juga: Kemenkeu: Aset yang Sudah Diselesaikan Satgas BLBI Rp 28,85 T

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






BCA Raih 3 Sertifikasi Internasional, ISO 20000-1:2018, TVRA, dan GCCWA

2 hari lalu

BCA Raih 3 Sertifikasi Internasional, ISO 20000-1:2018, TVRA, dan GCCWA

BCA dianugerahi 3 sertifikat global, yakni ISO 20000:1-2018 terkait service management system of data center dan IT operation management; Threat, Vulnerability and Risk Assessment (TVRA) untuk data center; dan Certified World Class Help Desk dari Global Contact Center World Awards (GCCWA) 2022.


Batal Konsolidasi Aset dengan Geodipa, Ini Rencana Pertamina Geothermal Energy

4 hari lalu

Batal Konsolidasi Aset dengan Geodipa, Ini Rencana Pertamina Geothermal Energy

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy atau PGE Ahmad Yuniarto alias AY mengaku belum akan melanjutkan rencana konsolidasi dengan Geo Dipa Energi maupun PLN


Kasus Tanah di Bogor, PTUN Jakarta Batalkan Penyitaan Satgas BLBI

5 hari lalu

Kasus Tanah di Bogor, PTUN Jakarta Batalkan Penyitaan Satgas BLBI

Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta membatalkan surat penyitaan Satgas BLBI atas tanah PT Bogor Raya Development (BRD) dan PT Bogor Raya Estatindo (BRE).


Bos BTPN Sebut Nilai Aset Perusahaan: Tercatat Nyaris Rp 200 Triliun

10 hari lalu

Bos BTPN Sebut Nilai Aset Perusahaan: Tercatat Nyaris Rp 200 Triliun

Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar mengungkap nilai aset perusahaan. Hingga September 2022, aset Bank BTPN tercatat mencapai Rp 199,9 triliun.


Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

11 hari lalu

Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

Polda Metro Jaya melakukan penelusuran aset (asset tracing) terhadap para pelaku terduga pembunuh berantai Wowon Serial Killer cs.


Dugaan Korupsi Dana Tabungan Wajib Perumahan AD, 180 Aset Tanah dan Bangunan Disita

12 hari lalu

Dugaan Korupsi Dana Tabungan Wajib Perumahan AD, 180 Aset Tanah dan Bangunan Disita

Tim Koneksitas yang terdiri dari jaksa, oditur, dan penyidik Pusat Polisi Militer TNI AD telah menyita 180 aset tanah dan bangunan terkait kasus dugaan korupsi dana tabungan wajib perumahan (TWP) Angkatan Darat (AD).


Aset Jiwasraya Rp 3,488 Triliun Belum Laku Dilelang, DJKN Beberkan Penyebabnya

16 hari lalu

Aset Jiwasraya Rp 3,488 Triliun Belum Laku Dilelang, DJKN Beberkan Penyebabnya

set sitaan milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) senilai Rp 3,488 triliun belum laku di lelang. DJKN sampaikan sejumlah penyebabnya.


Menteri ATR Hadi Tjahjanto Minta Pejabat Pusat hingga Daerah Kawal Penyelesaian Sertifikasi Tempat Ibadah

16 hari lalu

Menteri ATR Hadi Tjahjanto Minta Pejabat Pusat hingga Daerah Kawal Penyelesaian Sertifikasi Tempat Ibadah

Menteri ATR Hadi Tjahjanto meminta kepada pejabat pusat dan daerah untuk mengawal penyelesaian sertifikasi tempat ibadah, tanpa ada diskriminasi.


4.328 Data Korban First Travel Diserahkan ke Kejari Depok

16 hari lalu

4.328 Data Korban First Travel Diserahkan ke Kejari Depok

Kejari Depok diharapkan dapat melakukan verifikasi korban First Travel untuk mengembalikan barang bukti kepada yang berhak.


Thailand Temukan Aset Keluarga Pemimpin Junta Myanmar di Rumah Bandar Narkoba

24 hari lalu

Thailand Temukan Aset Keluarga Pemimpin Junta Myanmar di Rumah Bandar Narkoba

Aset milik anak pemimpin Junta Myanmar, Min Aung Hlaing ditemukan dalam penggerebekan rumah bandar narkoba di Thailand.