Ancaman Badai Inflasi, Analis: Perlu Sinergi Kebijakan Pemerintah dan BI

Sopir angkutan kota menunggu penumpang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Ahad, 4 September 2022. Sejumlah sopir angkutan kota di kawasan tersebut meminta kepada pemerintah untuk segera membuat regulasi penyesuaian tarif angkutan umum seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan laju inflasi akan meningkat. Ramalan ini sejalan dengan second round effect atau dampak lanjutan penyesuaian harga BBM atau bahan bakar minyak bersubsidi, tekanan inflasi dari sisi permintaan yang tinggi, serta masih melambungnya harga energi dan pangan global.

“Merujuk ke data BPS, kenaikan BBM jenis pertalite merupakan penyulut utama inflasi dengan andil sebesar 0,89 persen terhadap inflasi September 2022,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 6 September 2022.

Ibrahim melihat penyebab inflasi berikutnya ditopang oleh kelompok harga yang diatur pemerintah, seperti tarif transportasi. Tarif angkutan dalam kota sebelumnya pun tercatat menyumbang inflasi 0,09 persen; Solar 0,03 persen; dan angkutan antarkota 0,03 persen.

Baca juga: Sudah 11 Hari Rupiah di Atas 15.000 per USD, Pengusaha Khawatirkan Beban Harga Pokok Produksi

Ibrahim juga menyebut beberapa komoditas pangan yang turut menyumbang inflasi September. Terutama komoditas cabai merah, telur ayam ras, minyak goreng, cabai rawit, serta beras. Namun, ada pula komoditas pangan yang menghambat inflasi bulan lalu. Misalnya, bawang merah, meski andil deflasi hanya sebesar 0,05 persen.

Dengan perkembangan tersebut, Ibrahim memprakirakan inflasi 2022 melebihi batas atau sasaran 3,0±1 persen.  “Untuk itu diperlukan sinergi kebijakan yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dengan BI—baik dari sisi pasokan maupun sisi permintaan—untuk memastikan inflasi kembali ke sasarannya pada paruh kedua 2023.” ujar Ibrahim.

Baca juga: Rupiah Melemah ke Level 15.200 per USD, Analis Yakin Bakal Berbalik Menguat karena..

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

 

 

 

 






Survei Charta Politika: Penegakan Hukum Masih Dapat Rapot Merah

20 jam lalu

Survei Charta Politika: Penegakan Hukum Masih Dapat Rapot Merah

Survei Charta Politika menyebut kondisi penegakan hukum di Indonesia masih mendapat rapot merah. Meski ada peningkatan dibandingkan survei sebelumnya


Survei Charta Politika, Kepuasan terhadap Jokowi 69,5 Persen

20 jam lalu

Survei Charta Politika, Kepuasan terhadap Jokowi 69,5 Persen

Yunarto menyebut kepuasan terhadap Jokowi sempat ajlok ke angka 63,5 persen pada September 2022 akibat kenaikan harga BBM.


Kenaikan UMP 2023, Berikut Daftar Lengkapnya di Seluruh Provinsi

21 jam lalu

Kenaikan UMP 2023, Berikut Daftar Lengkapnya di Seluruh Provinsi

Pemerintah provinsi di Indonesia telah menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2023 dengan kenaikan di bawah 10 persen.


29 Bank Masuk BI Fast, Mewakili 87 Persen Sistem Pembayaran Ritel Nasional

1 hari lalu

29 Bank Masuk BI Fast, Mewakili 87 Persen Sistem Pembayaran Ritel Nasional

Bank Indonesia (BI) mengumumkan ada jumlah peserta BI Fast kini bertambah sebanyak 29 bank.


Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

1 hari lalu

Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerbitkan Surat Keputusan Nomor 561/Kep.752-Kesra/2022 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat tahun 2023.


Sembilan Langkah Pokok Pengendalian Inflasi

1 hari lalu

Sembilan Langkah Pokok Pengendalian Inflasi

Tidak mungkin (pengendalian inflasi) diatasi sendiri oleh pemerintah daerah.


DANA Luncurkan Layanan QRIS Transfer, Tarik Tunai, dan Setor Tunai

1 hari lalu

DANA Luncurkan Layanan QRIS Transfer, Tarik Tunai, dan Setor Tunai

Dompet digital DANA turut menerapkan sistem QRIS TTS.


Menjelang Libur Akhir Tahun, Harga Telur Ayam di Jakarta Melonjak jadi Rp 29.372 per Kg

2 hari lalu

Menjelang Libur Akhir Tahun, Harga Telur Ayam di Jakarta Melonjak jadi Rp 29.372 per Kg

Harga telur ayam terpantau melonjak di Jakarta dan bahkan melampaui harga rata-rata nasional komoditas tersebut.


Harga Telur dan Daging Ayam Pekan Ini Terpantau Naik, Cabai dan Bawang Turun

2 hari lalu

Harga Telur dan Daging Ayam Pekan Ini Terpantau Naik, Cabai dan Bawang Turun

Kenaikan harga terjadi pada minyak goreng, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam.


Airlangga Ingatkan Ada Pemda Belum Terapkan Kebijakan Pengendalian Inflasi

3 hari lalu

Airlangga Ingatkan Ada Pemda Belum Terapkan Kebijakan Pengendalian Inflasi

Tekanan pada inflasi diperkirakan masih tinggi, terutama pada akhir tahun, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan tahun baru.