Fluktuasi Harga Kedelai, Badan Pangan: Saat Ini Sangat Tergantung Impor

Pekerja tengah menyelesaikan proses pembuatan tahu goreng yang siap di jual kepasaran di kawasan Mampang, Jakarta, Rabu, 25 Mei 2022. Dengan adanya program subsidi kedelai impor dari Bulog kepada para perajin yang tergabung dalam Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia Jakarta Selatan, harga kedelai yang sebelumnya Rp 12.500 kini menjadi Rp.11.100 per kilo. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) angkat suara perihal meroketnya harga kedelai di tingkat produsen tahu tempe yang mencapai Rp13.000 per kilogram (kg).

Sebulan sebelumnya, harga kedelai masih Rp11.000 per kg. Kenaikan harga kedelai direspons oleh perajin dengan menaikkan harga tahu tempe hingga memperkecil ukurannya.

Ketua Bapanas Arief Prasetyo Adi mengungkapkan berfluktuasinya harga kedelai tak terlepas dari ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor.

“Saat ini kedelai sangat tergantung Impor,” kata Arief saat dihubungi Bisnis, Jumat 30 September 2022

Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun terus meminta agar Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menaikkan produksi kedelai Indonesia yang telah lama mati suri.

“Yang benar adalah memulai produksi di dalam negeri untuk mulai pemenuhan kebutuhan dari lokal. Pak Presiden meminta Kementan mulai menanam di Indonesia,” ujar Arief.

Indonesia sendiri masih ketergantungan pada kedelai impor. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor kedelai ke Indonesia mencapai US$1,48 miliar pada 2021. Nilai tersebut naik 47,77 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar US$1 miliar.

Menurut Ketua Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin Indonesia sendiri membutuhkan sekitar 2,5 juta ton per tahun kedelai impor. Namun, kata Aip, tahun ini impor Indonesia sendiri akan turun sekitar 30 persen karena produksi dunia merosot. Hal ini salah satunya yang membuat harga kedelai naik.

“Makanya perajin saat ini yang biasanya dapat 100 kg, turun jadi 70 kg, 50 kg. Otomatis produktivitas kita juga turun,” kata Aip saat dihubungi, Rabu 30 September 2022

Sebelumnya, Kementerian Pertanian sedang mempersiapkan sekitar 351.000 hektare (ha) area tanam kedelai, sedangkan saat ini seluas 67.000 ha sudah mulai melakukan penanaman. Area lainnya akan dilakukan penanaman mulai Oktober mendatang.

Pada ratas tersebut juga Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk pengembangan area tanam kedelai.

“Langkah berikut yang sudah disiapkan oleh anggaran pemerintah itu untuk perluasan ke 300.000 hektare, anggarannya sekitar Rp400 miliar. Dan tahun depan akan ditingkatkan dari 300.000 menjadi 600.000 hektare,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin 19 September 2022

Menurut Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, selama ini petani enggan menanam kedelai karena harganya yang rendah dan tidak menutup biaya produksi. Oleh karena itu, pihaknya berencana menetapkan tarif impor untuk komoditas bahan baku untuk tempe dan tahu.

Dia mengungkapkan perlunya pemberlakukan kebijakan tarif impor kedelai dalam upaya meningkatkan daya saing kedelai lokal dalam negeri yang digadang-gadang sekitar Rp10.000 per kilogram (kg).

“Harga acuan kedelai sekitar Rp10.000/kg, harga di CBOT Rp7.700 per kg saat ini, [terkait disparitas harga] salah satunya akan dipelajari pengenaan tarif impor,” ungkapnya, Selasa 20 September 2022.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Kedelai Dikuasai 3 Importir Raksasa, KPPU Akan Dalami Dugaan Kartel

2 jam lalu

Kedelai Dikuasai 3 Importir Raksasa, KPPU Akan Dalami Dugaan Kartel

KPPU menyatakan tak mau terburu-buru dalam mengawasi dugaan kartel dalam importasi kedelai.


Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

6 jam lalu

Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

BPS mencatat inflasi per November 2022 sebesar 5,42 persen secara tahunan atau turun dari posisi Oktober 2022 sebesar 5,71 persen.


Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

8 jam lalu

Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

Sebagai produsen beras nasional tertinggi, Jawa Barat dan Jawa Timur mengaku siap memasok beras ke gudang Bulog dan meminta agar tak dilakukan impor.


Pakar UGM Sebut Bencana Kelaparan Ancaman Mendatang, 3 Negara Ini Sudah Siap

1 hari lalu

Pakar UGM Sebut Bencana Kelaparan Ancaman Mendatang, 3 Negara Ini Sudah Siap

Akan terjadi kelaparan luar biasa manakala produksi pangan tidak naik sebesar 70 persen dari sekarang.


Luhut: Tahun Depan, Belanja Produk Impor Maksimal 5 Persen

2 hari lalu

Luhut: Tahun Depan, Belanja Produk Impor Maksimal 5 Persen

Luhut yakin pengurangan porsi impor ini dapat meningkatkan belanja produk dalam negeri sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.


Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

2 hari lalu

Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

Jokowi memerintahkan jajarannya untuk memberikan insentif bagi investor dan industri yang berhasil memproduksi barang substitusi impor.


Bapanas Minta Ombudsman dan BPKP Bantu Awasi Program Strategis Pangan

2 hari lalu

Bapanas Minta Ombudsman dan BPKP Bantu Awasi Program Strategis Pangan

Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta Ombudsman RI dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawasi program strategis pangan.


Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

4 hari lalu

Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

Kementerian PUPR meningkatkan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan.


Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Bapanas Minta Pemda Berkoordinasi Jika Butuh Pasokan Pangan

4 hari lalu

Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Bapanas Minta Pemda Berkoordinasi Jika Butuh Pasokan Pangan

Kemenko Perekonomian menyebutkan tantangan utama pengendalian inflasi di daerah perbatasan perlu menjadi perhatian lebih.


Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

8 hari lalu

Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur mandiri menggunakan produk dalam negeri.