Pertamina Gelontorkan USD 11 Miliar untuk EBT, Termasuk Pasang Solar Panel di 400 Titik

Pekerja panel listrik tenaga surya terpasang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 13 Desember 2021. Selain itu, panel surya ini diharapkan dapat menjadi dorongan secara luas untuk menggunakan energi ramah lingkungan atau Green Energy di Indonesia. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan menggelontorkan belanja modal senilai US$ 11 miliar untuk mempercepat program energi baru terbarukan atau EBT. Belanja investasi itu ditargetkan berjalan untuk lima tahun ke depan hingga 2026. 

Director of Strategic Planning and Bussiness Development PT Pertamina Power Indonesia Fadil Rahman menjelaskan duit tersebut di antaranya akan dipakai untuk membangun fasilitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lebih dari 400 titik di seluruh Indonesia. Pembangunannya diwacanakan rampung dalam 1,5 tahun. 

“Sejauh ini, membelanjakan anggaran itu untuk menginstal pembangkit listri tenaga surya (PLTS) di 400 lokasi di seluruh Indonesia,” ujar Fadil dalam acara Indonesia Millenial and Gen-Z Summit yang digelar oleh IDN Media di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat, 30 September 2022.

Selain itu, anggaran tersebut akan dipakai untuk memperkuat pemanfaatan teknologi panas bumi dan mengembangkan electric vehicle (EV) serta baterai ekosistem. Perusahaan pun telah bekerja sama dengan beberapa mitra untuk merilis pilot project dukungan percepatan untuk motor listrik di Bali dua bulan lalu.

“Nah hal itu yang kita belanjakan, untuk membangun fasilitas dan infrastruktur untuk keterkaitannya dengan energi transisi,” tutur Fadil.

Sebelumnya, SVP Strategic Investment Pertamina Daniel Purba mengatakan Pertamina menargetkan peningkatan bauran EBT dari 1 persen pada 2021 menjadi 17 persen pada  2030. Perseroan juga menargetkan dapat mengurangi emisi karbon hingga 30 persen pada  2030. 

"Komitmen Pertamina sejalan dengan upaya untuk menggunakan sumber daya dari domestik untuk menyuplai energi di dalam negeri menuju pengembangan energi bersih dan dekarbonisasi," ujar Daniel. 

Dalam waktu 5 tahun atau di periode 2022-2026, total belanja modal atau capital expenditure (capex) Pertamina di sektor EBT mencapai US$ 11 miliar. Porsi capex EBT Pertamina itu 14 persen dari total capex perusahaan pelat merah di periode yang sama. 

Adapun capex terbesar Pertamina pada 2022-2026 masih berasal dari sektor hulu (upstream), yakni US$ 34 miliar (46 persen) hilir (downstream) sebesar US$ 28 miliar (37 persen). Adapun capex di sektor lainnya tercatat sebesar US$ 2 miliar.

Menurut Daniel, salah satu cara efektif yang dilakukan Pertamina untuk meningkatkan perannya dalam pertumbuhan EBT dalam bauran energi adalah dengan membangun kolaborasi berbagai pihak secara global dengan target yang mengikat dan perencanaan transisi yang jelas. “Pertamina berkomitmen kuat untuk melaksanakan kesepakatan yg dihasilkan dari COP26 ini sejalan dengan transisi Energi yg tengah dijalankan oleh perusahaan,” katanya.

Baca juga: Sindiran Jokowi untuk Pejabat: Krisis Malah ke Luar Negeri, Dipamerin di Instagram

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Harga BBM NonSubsidi di SPBU Swasta Lebih Mahal, Shell Jelaskan Sebabnya

3 jam lalu

Harga BBM NonSubsidi di SPBU Swasta Lebih Mahal, Shell Jelaskan Sebabnya

Sejumlah SPBU, termasuk swasta, menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai awal Desember 2022.


Cerita Supir Truk Bingung Pakai HP Jadul Saat Pertamina Jual Solar Subsidi dengan QR Code

1 hari lalu

Cerita Supir Truk Bingung Pakai HP Jadul Saat Pertamina Jual Solar Subsidi dengan QR Code

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan 1 Desember 2022 mulai melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dengan QR Code


Pertamina International Shipping Kerja Sama dengan NYK, Perluas Market LNG

2 hari lalu

Pertamina International Shipping Kerja Sama dengan NYK, Perluas Market LNG

Kerja sama Pertamina dan NYK mencakup investasi dan kolaborasi bisnis strategis untuk memperluas cakupan pasar LNG internasional.


Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Per Desember 2022 di 34 Provinsi

2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Per Desember 2022 di 34 Provinsi

Kenaikan harga BBM ini terjadi pada bahan bakar non-subsidi.


Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Per 1 Desember 2022

2 hari lalu

Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Per 1 Desember 2022

Tiga perusahaan SPBU menaikkan harga BBM, yakni Pertamina, Shell, dan BP. Harga di SPBU Vivo belum berubah.


Harga Pertalite Bertahan, Pertamax Turbo Naik : Update Harga BBM Pertamina Per 1 Desember 2022

3 hari lalu

Harga Pertalite Bertahan, Pertamax Turbo Naik : Update Harga BBM Pertamina Per 1 Desember 2022

Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pada 2022. Harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar tetap.


Daftar Lengkap Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Terbaru per Provinsi, Berlaku 1 Desember 2022

3 hari lalu

Daftar Lengkap Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Terbaru per Provinsi, Berlaku 1 Desember 2022

Pertamina mengumumkan daftar harga BBM nonsubsidi terbaru per provinsi berlaku per 1 Desember 2022. Simak daftar lengkapnya berikut ini.


Pembentukan Majelis Tenaga Nuklir Disetujui, Menteri ESDM Bahas Usulan PLTN

4 hari lalu

Pembentukan Majelis Tenaga Nuklir Disetujui, Menteri ESDM Bahas Usulan PLTN

Pemerintah menyetujui pembentukan Majelis Tenaga Nuklir (MTN) yang diatur dalam rancangan undang-undang.


Pertamina Lubricants Sambut Baik Kehadiran Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Pertamina Lubricants Sambut Baik Kehadiran Kendaraan Listrik

Pertamina Lubricants menyebut pelumas masih digunakan pada kendaraan listrik.


ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Diuntungkan?

5 hari lalu

ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Diuntungkan?

Mamit Setiawan, menanggapi wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan membagikan 680 ribu unit penanak nasi listrik alias rice cooker.