Harga Minyak Dunia Melemah ke USD 78,74, Apakah Harga BBM di RI Bisa Segera Turun?

Antrian pengendara motor saat akan mengisi BBM disalah satu SPBU Jakarta.(Foto/Tempo/Aryus Probodewo S).

TEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak dunia melemah pada penutupan perdagangan Jumat lalu, 23 September 2022. Harga komoditas tersebut tertekan oleh kekhawatiran pasar terhadap kelanjutan resesi ekonomi global dan lonjakan nilai tukar dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 4,75 poin atau 5,69 persen ke US$ 78,74 per barel. Sedangkan harga minyak Brent turun 4,31 poin atau 4,76 persen ke US$ 86,15 per barel. 

Di dalam negeri, pemerintah berkomitmen menurunkan harga BBM jika harga komoditas energi primer tersebut di pasar dunia kembali melemah. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Arifin menyebutkan, penyesuaian harga bisa dilakukan jika harga minyak mentah dunia mendekati asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) pada awal tahun di angka US$ 63 per barel.

“Kalau misalnya kembali ke US$ 63 ada (penyesuaian), lah. Kan APBN sekarang US$ 63 per barel, iya toh,” ucapnya pada Selasa dua pekan lalu, 13 September 2022. 

Tim Analis Monex Investindo Futures (MIFX) menyatakan resesi ekonomi dan inflasi tinggi secara global, yang dipicu oleh kasus wabah Corona dan perang Rusia-Ukraina mendorong penolakan negara-negara barat membeli minyak mentah Rusia, menjadi penghambat pemulihan ekonomi global.

Adapun upaya bank sentral AS untuk menekan inflasi dengan menaikkan suku bunga acuan secara agresif, mendukung dolar AS menguat sejak awal tahun 2022 ini. The Fed diprediksi bakal mengerek suku bunga kembali di bulan Oktober mendatang.

“Hal-hal ini telah membebani harga minyak hari ini, walau dibatasi kekhawatiran kelangkaan minyak mentah seiring tertahannya pencabutan sanksi untuk Iran,” seperti dikutip dari Tim Riset MIFX, Sabtu, 24 September 2022.

MIFX juga meramalkan minyak dijual menguji level support di US$ 80 per barel, bila turun di bawah US$ 81 per barel. Tapi, bila bergerak naik ke atas level US$ 82,5, maka minyak berpeluang dibeli menguji resistance selanjutnya di US$ 83,5 per barel.

BISNIS

Baca: Mahfud MD Sebut Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Ini Respons Stafsus Sri Mulyani

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Anggaran Rice Cooker Gratis Belum Ada, Menteri ESDM: Masih Perlu Pendalaman

11 jam lalu

Anggaran Rice Cooker Gratis Belum Ada, Menteri ESDM: Masih Perlu Pendalaman

ESDM menegaskan wacana pembagian paket bantuan rice cooker listrik senilai Rp500.000 per keluarga penerima manfaat (KPM) belum final.


Wamenkeu Sebut Produk Dalam Negeri Bisa Topang Ekonomi RI di Tengah Ancaman Krisis

13 jam lalu

Wamenkeu Sebut Produk Dalam Negeri Bisa Topang Ekonomi RI di Tengah Ancaman Krisis

Wamenkeu mengatakan penggunaan produk dalam negeri bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.


Mendag Enggan Komentar soal RI Kalah Gugatan Ekspor Nikel

15 jam lalu

Mendag Enggan Komentar soal RI Kalah Gugatan Ekspor Nikel

RI kalah atas gugatan ekspor bijih nikel yang diajukan di World Trade Organization. Pemerintah akan mengajukan banding.


Wamenkeu Tak Ingin Pandemi Berlanjut ke Krisis Keuangan

19 jam lalu

Wamenkeu Tak Ingin Pandemi Berlanjut ke Krisis Keuangan

Suahasil melanjutkan, dari pandemi Covid-19, negara belajar bahwa kondisi sosial hingga ekonomi tidak terlepas dari faktor kesehatan.


Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

1 hari lalu

Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah.


ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Diuntungkan?

1 hari lalu

ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Diuntungkan?

Mamit Setiawan, menanggapi wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan membagikan 680 ribu unit penanak nasi listrik alias rice cooker.


Perusahaan Energi Nuklir Rusia Tawari Kerja Sama Bangun PLTN Terapung untuk Indonesia

1 hari lalu

Perusahaan Energi Nuklir Rusia Tawari Kerja Sama Bangun PLTN Terapung untuk Indonesia

Rosatom State Corporation, menawarkan kerja sama membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terapung untuk Indonesia.


Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

1 hari lalu

Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

Kurs rupiah melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 28 November 2022.


OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

1 hari lalu

OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit hingga 31 Maret 2024.


Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

2 hari lalu

Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian Keuangan menyebutkan utang pemerintah per Oktober 2022 mencapai Rp 7.496,7 atau mendekati Rp 7.500 triliun.