1,4 Juta Impor Produk Hortikultura Tertahan, Importir Rugi Rp 3,2 Miliar

Daya Saing Ekspor Hortikultura Rendah

TEMPO.CO, Jakarta -  Ombudsman RI mencatat kerugian importir karena tertundanya impor produk hortikultura mencapai Rp 3,2 miliar. Kerugian tersebut mencakup biaya penumpukan dan listrik sebesar Rp 2.432.000.000.

Selain itu, ada kerugian biaya demurrage atau batas waktu pemakaian peti kemas dalam pelabuhan yang mencapai Rp 777 juta. Angka ini dapat terus bertambah setiap hari.

"Ombudsman merespons laporan masyarakat ini secara cepat untuk menekan potensi kerugian," tutur anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, Kamis, 15 September 2022. 

Ombudsman sebelumnya menerima laporan bahwa 1,4 juta kilogram produk impor hortikultura tertahan di Badan Karantina Pertanian sejak pekan lalu akibat maladministrasi. Dalam laporan yang diterima Ombudsman, produk impor tersebut sejatinya telah mengantongi Surat Persetujuan Impor (SPI) yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan.

Namun setelah sampai di Pelabuhan Belawan, Tanjung Perak, dan Tanjung Priok, produk impor tersebut ditahan oleh Balai Karantina setempat. Adapun alasan penahanannya adalah tidak ada dokumen rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH).

Badan Karantina menyatakan ketentuan itu mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pengawasan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Sedangkan jika merujuk UU Cipta Kerja, Permendag Nomor 25 Tahun 2022 sebagai turunannya sudah mengatur bahwa RIPH tidak diperlukan sebagai syarat penerbitan SPI. Walhasil, ada perbedaan ketentuan dalam Peraturan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan. 

Yeka menilai perbedaan itu menunjukkan adanya ketidakcermatan pengambilan kebijakan oleh dua kementerian. Dampaknya, merugikan masyarakat. Ombudsman telah meminta Direktur Jenderal Hortikultura Kementan membahas solusi permasalahan pelapor bersama Menteri Pertanian agar dapat diambil tindakan diskresi atau relaksasi.

Dengan demikian, produk impor yang ditahan dapat dilepaskan oleh Badan Karantina Pertanian dari tempat pemasukan. Yeka berujar, Ombudsman juga meminta agar Kementerian Pertanian segera melakukan koordinasi dengan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Secara khusus, Ombudsman pun meminta kepada Kemenko Bidang Perekonomian agar segera dilakukan sinkronisasi peraturan impor produk hortikultura antara Kemendag dan Kementan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari. Ombudsman mendorong agar semua pihak bekerja cepat dan cermat. Sehingga, dapat mengantisipasi potensi kerugian yang lebih besar. Misalnya, kenaikan harga pada barang impor berupa komoditas hortikultura. 

RIANI SANUSI PUTRI 

Baca juga: 1,4 Juta Kilogram Impor Hortikultura Tertahan, Ombudsman: Imbas Beda Aturan Kemendag dan Kementan

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

10 jam lalu

Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

Kementerian PUPR meningkatkan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan.


Kementan Gelar Penghargaan Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio Ternak

1 hari lalu

Kementan Gelar Penghargaan Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio Ternak

Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio Ternak berhasil meningkatkan rata-rata populasi ternak di Indonesia sebesar 8 persen per tahun.


Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

3 hari lalu

Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

Impor beras itu untuk kebutuhan cadangan kejadian luar biasa, seperti bantuan sosial dan penanganan bencana.


Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

4 hari lalu

Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur mandiri menggunakan produk dalam negeri.


Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

4 hari lalu

Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

Potensi kerugian negara dari pungutan bea cukai atas ribuan barang sitaan ini ditaksir mencapai lebih dari Rp 3 miliar.


Indonesia Deklarasi 5 Langkah Konkret Kendalikan Resistensi Antimikroba

5 hari lalu

Indonesia Deklarasi 5 Langkah Konkret Kendalikan Resistensi Antimikroba

Resistensi antimikroba berdampak pada kesehatan hewan dan dapat menyebar melalui rantai makanan.


Mumpung Belum Dilarang, Pebisnis di Eropa Borong Minyak Diesel Rusia

5 hari lalu

Mumpung Belum Dilarang, Pebisnis di Eropa Borong Minyak Diesel Rusia

Para traders buru-buru mengisi tangki minyak mereka dengan diesel Rusia sebelum Uni Eropa mulai memberlakukan larangan impor.


4 Perusahaan Indonesia Teken Kontrak Ekspor ke Cile Senilai Rp 90 Miliar

6 hari lalu

4 Perusahaan Indonesia Teken Kontrak Ekspor ke Cile Senilai Rp 90 Miliar

Dalam skema persetujuan kemitraan itu, terdapat lima kontrak bisnis senilai US$ 5,8 juta atau setara Rp 90 miliar ekspor Indonesia ke Cile.


Impor Gas dan Minyak Cina dari Rusia Naik

6 hari lalu

Impor Gas dan Minyak Cina dari Rusia Naik

Pengiriman gas dan minyak dari Rusia ke Cina tumbuh signifikan periode Januari - Oktober 2022


Ditjen Perkebunan Rilis Corporate Identity Baru

6 hari lalu

Ditjen Perkebunan Rilis Corporate Identity Baru

Lambang baru diharapkan mampu mentransformasi nilai kerja bioindustri perkebunan.