Nasib IHSG dan Sektor yang Untung yang Buntung setelah Harga BBM Naik

Pengendara melintas di dekat papan informasi harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Yos Sudarso, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu 3 September 2022. Pemerintah menetapkan harga Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter, Solar subsidi dari Rp5.150 per liter jadi Rp6.800 per liter, Pertamax nonsubsidi naik dari Rp12.500 jadi Rp14.500 per liter berlaku pada Sabtu 3 September 2022 mulai pukul 14.30 WIB. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

TEMPO.CO, Jakarta - Kenaikan harga BBM bakal berdampak negatif dalam jangka pendek terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Saham sektor transportasi bakal terdampak langsung, sementara sektor energi justru dinilai bakal kecipratan sentimen positif.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menjelaskan emiten di sektor-sektor transportasi bakal terdampak langsung kenaikan harga BBM baik bersubsidi maupun non subsidi.

"Sektor transportasi akan hadapi kenaikan BBM secara langsung, terpengaruh berat. Itu mereka paling tidak menghadapi jual beli minyak untuk industri juga sudah naik sejak kemarin, kondisi sudah normal sekarang, harapan pakai jasa kurir tidak kencang lagi momentumnya," jelasnya dalam diskusi virtual yang dikutip Minggu 4 September 2022.

Menurutnya, kenaikan harga BBM membuat emiten sektor energi akan menjadi primadona. Apalagi kondisi pasar global juga turut memberikan sentimen positif bagi sektor tersebut.

Adapun, secara sektoral, hingga Jumat 2 September 2022, saham-saham sektor energi telah menguat 68,2 persen.

Selain sektor energi, sektor industri juga termasuk sektor pemenang sejak awal tahun tumbuh 27,8 persen.

"Fakta lainnya, ketika harga BBM naik, sebenarnya perekonomian di luar Jawa, pendapatan dari sawit dan batu bara cenderung terus tinggi, pendapatan orang di luar Jawa tumbuh relatif lebih tinggi dari Jawa," katanya.

Selain itu, dengan kenaikan harga BBM kali ini, yang paling menderita adalah kelas menengah.

“Alasannya sederhana, penghasilan tidak bertambah tapi beban biaya meningkat,” lanjutnya.

Sementara itu, Trimegah Sekuritas memperkirakan IHSG bakal tumbuh dan bertahan di level 7.100 pada akhir tahun ini. Sementara itu pada 2023 IHSG akan mencapai 7.500. Trimegah juga menyarankan investor memperhatikan saham-saham tertentu secara spesifik saat ini.

BISNIS

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

8 jam lalu

Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

Kinerja saham di Indonesia sepanjang tahun ini bervariasi, dengan sejumlah sektor mencetak kinerja unggul dan lainnya melemah.


Ford Recall 519.000 Bronco Sport di AS, Injektor BBM Retak

2 hari lalu

Ford Recall 519.000 Bronco Sport di AS, Injektor BBM Retak

Mobil SUV baru Ford Bronco juga mengalami penarikan karena injektor yang retak dapat menyebabkan BBM menumpuk di dekat mesin panas.


BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

2 hari lalu

BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

BLT BBM merupakan subsidi untuk masyarakat yang diberikan setelah pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar.


IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

2 hari lalu

IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

IHSG hari ini akan melanjutkan reli meski diwarnai tekanan. Sejumlah saham menguat, namun ada pula yang melemah.


Perbandingan Harga BBM Nonsubsidi Terbaru Pertamina, Shell, BP dan Vivo

3 hari lalu

Perbandingan Harga BBM Nonsubsidi Terbaru Pertamina, Shell, BP dan Vivo

PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan harga BBM nonsubsidi terbaru per Senin lalu. Bagaimana perbandingannya dengan 3 SPBU lainnya?


Terkini Bisnis: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Lowongan Kerja BUMN

3 hari lalu

Terkini Bisnis: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Lowongan Kerja BUMN

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Kamis siang, 24 November 2022, antara lain IHSG diprediksi bergerak dalam pola konsolidasi.


Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

3 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

Vice President PT Samuel Sekuritas Indonesia M. Alfatih mengatakan pergerakan IHSG masih dalam pola konsolidasi pada Kamis, 24 November 2022.


Terkini Bisnis: Korban Gempa Cianjur Bisa Dapat Keringanan Kredit, Harga BBM Nonsubsidi Terbaru

4 hari lalu

Terkini Bisnis: Korban Gempa Cianjur Bisa Dapat Keringanan Kredit, Harga BBM Nonsubsidi Terbaru

Berita terkini pada Rabu petang, 23 November 2022, dimulai dari debitur korban gempa Cianjur bisa mendapat keringanan kredit.


Daftar Harga BBM Nonsubsidi Terbaru per Provinsi, Pertamax Turbo Turun dan Dexlite Naik

4 hari lalu

Daftar Harga BBM Nonsubsidi Terbaru per Provinsi, Pertamax Turbo Turun dan Dexlite Naik

PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan perubahan harga bahan bakar minyak atau harga BBM nonsubsidi dan berlaku per Senin, 21 November 2022.


IHSG Menghijau di Sesi Pertama, Saham BUMI Paling Aktif Dijualbelikan

4 hari lalu

IHSG Menghijau di Sesi Pertama, Saham BUMI Paling Aktif Dijualbelikan

Indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi indeks sektoral IHSG yang menutup sesi pertama hari ini dengan penguatan tertinggi.