Kasus Kredit Fiktif Rp 2,2 Miliar di Bogor, BRI Berkoordinasi dengan Penegak Hukum dan Jatuhkan Sanksi

Logo BRI. wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI merespons kabar soal kredit fiktif yang diduga dilakukan oleh pegawainya di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Pemimpin BRI Kantor Cabang Bogor Dewi Sartika Suristana mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak berwenang dan menyerahkan kasus tersebut pada proses hukum. "Oleh karenanya, BRI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Jumat, 5 Agustus 2022. 

Atas proses hukum yang tengah berlangsung, kata dia, BRI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Cibinong yang telah bertindak cepat menangani kasus tersebut.

Ia menekankan BRI telah mengambil langkah serius dan menjatuhkan sanksi kepada pegawai yang terlibat. Menurutnya, BRI selalu menerapkan zero tolerance terhadap setiap tindakan fraud dan menjunjung tinggi nilai-nilai good corporate governance (GCG) dalam menjalankan seluruh operasional bisnisnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Cibinong mengungkapkan dugaan adanya dua pegawai BRI Unit Megamendung yang melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan keuangan negara senilai Rp 2,2 miliar. Modusnya berupa kredit fiktif menggunakan data nasabah yang sudah melunasi pinjaman namun masih dibebani cicilan tunggakan.

Dugaan penggelapan data dan tipikor itu kini sudah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Seksi Pidana Khusus Kejari Cibinong pun telah mengantongi dua nama pegawai itu dan segera ditetapkan menjadi tersangka. 

"Korban ada 21 orang. Korban melapor dan kami tindak lanjuti," kata Agustian saat gelar konferensi pers di kantor Kejari Cibinong, Kabupaten Bogor. Kamis, 4 Agustus 2022.

Kasus tersebut bermula dari temuan rekening salah satu nasabah yang gagal membayar kredit yang diajukan, padahal nasabah itu telah melunasi kredit kepada Bank BRI. Setelah dilakukan pengecekan kembali, diketahui adanya pembuatan rekening kredit baru tanpa sepengetahuan dari nasabah yang bersangkutan. 

Setelah dilakukan investigasi internal, kata Agustian, ternyata ditemukan fakta adanya pembukaan rekening yang tidak sesuai prosedural BRI, yaitu proses verifikasi tanpa sepengetahuan nasabah. Rekening tabungan juga tidak diserahkan kepada pemilik rekening. 

Agustian berujar kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai sangkaan primer dan Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP sebagai sangkaan subsider. 

RIANI SANUSI PUTRI | MAHFUZULLOH AL MURTADHO 

Baca Juga: Uang Nasabah BRI Hilang, Ini Tips Aman Gunakan Kartu ATM






Targetkan Pengembangan Karier Anak Muda, Bank Ini Rilis BYLI

4 jam lalu

Targetkan Pengembangan Karier Anak Muda, Bank Ini Rilis BYLI

Peningkatan kapabilitas karyawan itu dilakukan demi mempersiapkan anak muda untuk menjadi pemimpin di masa depan.


BRI Terus Dukung Industri Kopi Indonesia Go Internasional

4 jam lalu

BRI Terus Dukung Industri Kopi Indonesia Go Internasional


Pengacara Sebut Surya Darmadi Mangkir dari Panggilan Kejagung karena Tak Tahu

9 jam lalu

Pengacara Sebut Surya Darmadi Mangkir dari Panggilan Kejagung karena Tak Tahu

Kejaksaan Agung pada 1 Agustus 2022 menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka atas dugaan penyerobotan lahan kelapa sawit dengan luas 37.095 hektare


KPK akan Koordinasi Soal Surya Darmadi yang Serahkan Diri ke Kejaksaan Agung

9 jam lalu

KPK akan Koordinasi Soal Surya Darmadi yang Serahkan Diri ke Kejaksaan Agung

Surya Darmadi menyerahkan diri ke Kejaksaan Agung pada Senin, 15 Agustus 2022. Kejaksaan berencana akan langsung menahan konglomerat itu.


KPK Geledah Kantor Bupati Pemalang Cari Bukti Kasus Suap

12 jam lalu

KPK Geledah Kantor Bupati Pemalang Cari Bukti Kasus Suap

KPK sudah menggeledah dua lokasi, yakni kantor dan rumah di Jakarta pada kasus Bupati Pemalang pada Sabtu lalu


Eks PM Malaysia Najib Razak Mulai Upaya Terakhir Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB

14 jam lalu

Eks PM Malaysia Najib Razak Mulai Upaya Terakhir Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB

Najib Razak dijatuhi hukuman pada Juli 2020 dalam beberapa persidangan di Malaysia hingga 12 tahun penjara terkait skandal korupsi 1MDB


Dituduh Korupsi, Hugo Velazquez Mengundurkan Diri dari Pencalonan Presiden Paraguay

2 hari lalu

Dituduh Korupsi, Hugo Velazquez Mengundurkan Diri dari Pencalonan Presiden Paraguay

Hugo Velazquez mengundurkan diri dari pencalonannya sebagai Presiden Paraguay dan jabatannya sebagai Presiden Paraguay.


Bos Jouska Divonis Penjara 7 Tahun dan Denda Rp 2 Miliar

2 hari lalu

Bos Jouska Divonis Penjara 7 Tahun dan Denda Rp 2 Miliar

Majelis Hakim PN Jakarta Pusat menjatuhkan vonis terhadap CEO Jouska Finansial Indonesia dan Dirut Amarta Investama. Apa saja vonisnya?


Presiden Kolombia Pastikan Pejabat Militer Pilihannya Bebas Korupsi dan Pelanggaran HAM

2 hari lalu

Presiden Kolombia Pastikan Pejabat Militer Pilihannya Bebas Korupsi dan Pelanggaran HAM

Presiden Kolombia yang baru Gustavo Petro meyakinkan orang-orang pilihannya yang duduk di militer Kolombia bebas dari korupsi dan tak melanggar HAM.


10 Rangkaian Kata Mutiara Bung Hatta: Perjuangan Berat Melawan Bangsa Sendiri

3 hari lalu

10 Rangkaian Kata Mutiara Bung Hatta: Perjuangan Berat Melawan Bangsa Sendiri

Hari ini, 12 Agustus 1902 silam, merupakan kelahiran Mohammad Hatta. Berikut rangkaian kata mutiara Bung Hatta, disarikan dari berbagai pidatonya.