Harga TBS Anjlok, Apkasindo Minta Pemerintah Bergerak Cepat Kurangi Beban

Jumat, 24 Juni 2022 09:14 WIB

Petani sawit memanen Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun sawit dengan menggunakan perahu kayu saat terjadi banjir luapan Sungai Kampar di Desa Buluhcina, Kampar, Riau, 8 Maret 2017. Sebagian petani sawit setempat mengaku kesulitan memanen TBS karena kebun sawit terendam banjir dengan ketinggian beragam dari 30 cm hingga satu meter. ANTARA/Rony Muharrman

TEMPO.CO, Jakarta -Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mencatat harga TBS atau tandan buah segar di 22 provinsi anjlok 72 persen dibandingkan sebelum adanya larangan ekspor, yaitu Rp 4.250. Ketua DPP Apkasindo Gulat Manurung mengatakan pemerintah perlu bergerak cepat mengurangi beban yang menekan harga TBS tersebut. 

“Harapan dari para petani supaya pemerintah segera melakukan hal-hal yang sekiranya menekan harga TBS, supaya dicabut. Seperti bea keluar, pungutan ekspor, DMO, DPO, dan terakhir FO (fush-out),” ujar Gulat yang dikutip dari video YouTube Apkasindo, Kamis 23 Juni 2022. 

Menurutnya bea keluar sebaiknya diturunkan dari US$ 288 menjadi US$ 200. Lalu untuk pungutan ekspor, ia berharap dari US$ 200 dipangkas menjadi US$ 100. Sehingga total beban yang akan ditanggung dalam konteks harga crude palm oil (CPO), kata dia, menjadi US$ 350. 

“Hari ini harga CPO Cif Rotterdam pada US$ 1.400, jika ini dilakukan itu dilakukan, berarti dikurangi dengan beban US $ 350 tadi. Maka seharusnya harga CPO di Indonesia yaitu US$ 1.050,” kata dia. Sehingga, US $ 1.050 dikonversikan ke rupiah maka harga CPO Indonesia seharusnya 15.500 per kilogram. Jika ditransmisikan kepada harga TBS petani sawit, katanya, senilai Rp 3.300 per kilogram TBS. 

Adapun ia mencatat harga TBS untuk petani swadaya saat ini hanya dihargai Rp 1.150 per kilogram. Sedangkan untuk petani bermitra sebesar Rp 2.010 per kilogram. 

“Ini lah yang disebut Pak Luhut harga TBS harus di atas tiga ribu. Namun jika tetap menggunakan regulasi yang sebelumnya atau beban tadi, yaitu bea keluar, pungutan ekspor, DMO, DPO, dan FO, yang totalnya itu 753 USD atau setara dengan 9.400 rupiah,’ tuturnya.

Gulat berujar jika beban tersebut tidak dikurangi maka harga TBS petani hanya Rp 2.010 per kilogram TBS. “Bebannya Rp 1.290 per kilogram TBS tentu ini sangat berat bagi kami. Namun jika ini bisa diringankan bebannya, maka harga TBS kami akan naik,” kata Gulat.

Adapun menurut Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira turunnya harga TBS kelapa sawit disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya pabrik CPO yang masih memprioritaskan stok TBS lama. Penumpukan stok terjadi karena masih ada yang belum terserap pasa saat pemerintah melarang ekspor CPO. 

"Pabrik CPO masih memprioritaskan serapan TBS yang sebelumnya antre di pabrik karena pelarangan ekspor," kata Bhima saat dihubungi pada Kamis, 23 Juni 2022.

Faktor turunnya harga CPO lainnya adalah berkurangnya permintaan CPO di luar negeri sampai 28 persen dalam sebulan terakhir. Menurut Bhima, penurunan itu mengikuti fluktuasi harga acuan CPO yang belakangan mencapai 4.998 RM per ton. 

"Sinyal resesi dan naiknya inflasi membuat konsumen dan industri di negara tujuan ekspor mengurangi permintaan CPO dari Indonesia," ujarnya.

Bhima menyarankan pemerintah untuk membangun pabrik-pabrik kelapa sawit yang menampung panen petani mandiri untuk agar stok TBS segera terjual dan turunnya harga bisa diwaspadai. Pabrik itu nantinya bisa mengoptimalkan serapan TBS dan daya tawar petani.

"Sehingga petani tidak hanya bergantung pada perusahaan, tapi bisa mandiri mengolah CPO. Syukur-syukur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit mau biayai pabrik hingga produksi minyak goreng kemasan," tuturnya.

Ia juga meminta pemerintah tegas menegakkan pelaksanaan Permentan serta mengawasinya dengan baik. Kemudian memberikan pengerahan pada petugas di lapangan untuk memberikan sanksi apabila terdapat perusahaan sawit yang bertindak curang. 

RIANI SANUSI PUTRI | HAMDAN CHOLIFUDIN ISMAIL 

Baca Juga: Cerita Petani soal Harga TBS Sawit Jeblok hingga Rp 300: Sudah pada Titik Nadir






Kemendag: Tambahan Kuota Ekspor bagi Produsen yang Pasok Minyak Goreng ke Timur

1 hari lalu

Kemendag: Tambahan Kuota Ekspor bagi Produsen yang Pasok Minyak Goreng ke Timur

Saat ini masih banyak daerah dengan penyaluran minyak goreng curah yang minim karena produsen minyak goreng terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.


Anak Buah Luhut Klaim Program Minyakita Tak Pakai Dana Tambahan dari Pemerintah

1 hari lalu

Anak Buah Luhut Klaim Program Minyakita Tak Pakai Dana Tambahan dari Pemerintah

Ongkos kemasan Minyakita akan ditanggung oleh perusahaan-perusahaan yang mendukung program Minyakita.


Terkini Bisnis: Cara Termurah Turunkan Emisi Karbon, Kasus PMK 10 Kali Lebih Besar dari Data Kementan

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Cara Termurah Turunkan Emisi Karbon, Kasus PMK 10 Kali Lebih Besar dari Data Kementan

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Selasa sore, 28 Juni 2022, dimulai dengan Sri Mulyani Indrawati menuturkan cara murah menurunkan emisi karbon.


Mendag Akan Beri Kuota Ekspor CPO bagi Produsen Sawit yang Dukung Minyakita

2 hari lalu

Mendag Akan Beri Kuota Ekspor CPO bagi Produsen Sawit yang Dukung Minyakita

Mendag mengatakan akan memberi kompensasi berupa kuota ekspor CPO bagi produsen yang membantu pemerintah menyiapkan minyak goreng kemasan sederhana.


BPKP dan Kejagung Bentuk Tim Audit Industri Sawit, Ini Tugasnya

3 hari lalu

BPKP dan Kejagung Bentuk Tim Audit Industri Sawit, Ini Tugasnya

Pembentukan Tim Gabungan Audit untuk industri sawit ini merupakan tindak lanjut MoU antara BPKP dan Kejaksaan Agung.


Terkini Bisnis: Kata PHRI soal Promosi Holywings, Cara Beli Minyak Goreng via Pedulilindungi

3 hari lalu

Terkini Bisnis: Kata PHRI soal Promosi Holywings, Cara Beli Minyak Goreng via Pedulilindungi

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Minggu sore, 26 Juni 2022 antara lain PHRI menyayangkan promosi Holywings yang menyinggung umat beragama.


Harga Minyak Goreng Belum Sesuai Target Tapi Harga TBS Anjlok, Ada Apa?

3 hari lalu

Harga Minyak Goreng Belum Sesuai Target Tapi Harga TBS Anjlok, Ada Apa?

Di tengah berlanjutnya gonjang-ganjing harga minyak goreng, harga TBS mengalami penurunan.


Mentan Minta Produktivitas Padi Lebih dari 5,2 Hektare, Caranya?

4 hari lalu

Mentan Minta Produktivitas Padi Lebih dari 5,2 Hektare, Caranya?

Mentan Syahrul Yasin Limpo mendorong peningkatan kualitas varietas benih padi unggul guna meningkatkan produksi beras nasional.


Zulkifli Hasan Sebut Subsidi Rp 500 T untuk Tekan Harga Pangan, Ekonom: Pembisik Tak Kompeten

4 hari lalu

Zulkifli Hasan Sebut Subsidi Rp 500 T untuk Tekan Harga Pangan, Ekonom: Pembisik Tak Kompeten

Ekonom mengkritik pernyataan Zulkifli Hasan soal subsidi pemerintah yang bernilai lebih dari Rp 500 triliun untuk menstabilkan harga pangan.


Kementan Ungkap Sebab Harga TBS di Tingkat Petani Swadaya Babak Belur

5 hari lalu

Kementan Ungkap Sebab Harga TBS di Tingkat Petani Swadaya Babak Belur

Rendahnya harga TBS sawit tersebab oleh arus keluar crude palm oil (CPO) Indonesia yang belum lancar setelah larangan ekspor dicabut pada 23 Mei.