Sebut Harga Tahu Tempe Akan Naik, Kemendag: Gangguan Suplai di Dunia

Pekerja membawa nampan tahu bungkus di sentra tahu Cibuntu, Bandung, Kamis, 27 Mei 2021. Seluruh pemilik pabrik tahu/tempe di Cibuntu akan mogok produksi pembuatan tahu bungkus mulai 28-30 Mei 2021. TEMPO/Prima mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan atau Kemendag Oke Nurwan melansir bahwa harga tahu dan tempe di dalam negeri akan naik di bulan mendatang karena melonjaknya harga kedelai internasional, di mana kedelai menjadi bahan baku utama dalam memproduksi dua makanan kegemaran masyarakat Indonesia tersebut.

"Kondisi kedelai di dunia saat ini terjadi gangguan suplai. Kalau saya melihat di Brazil terjadi penurunan produksi kedelai, di mana awalnya diprediksi mampu memproduksi 140 juta ton pada Januari, menurun menjadi 125 juta ton. Penurunan produksi ini berdampak pada kenaikan harga kedelai dunia," kata Oke saat konferensi pers secara virtual, Jumat 11 Februari 2022.

Penyebab lainnya menurut Oke yakni inflasi di Amerika Serikat yang mencapai 7 persen, yang berdampak pada kenaikan harga daripada input produk kedelai.

Selain itu, terjadi pengurangan tenaga kerja, kenaikan biaya sewa lahan, serta ketidakpastian cuaca di negara produsen kedelai juga mengakibatkan petani kedelai di Amerika Serikat menaikkan harga. 

"Dari data Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai pada minggu pertama Februari 2022 mencapai 15,77 dolar AS per bushel atau angkanya sekitar Rp11.240 per kilogram (kg) kalau ditingkat importir dalam negeri," kata Oke.

Dalam hal ini, diperkirakan harganya akan terus mengalami kenaikan hingga Mei 2022 yang bisa mencapai 15,79 dolar AS per bushel. Selanjutnya, akan terjadi penurunan pada Juli 2022 ke angka 15,74 dolar AS per bushel di tingkat importir.

Untuk itu, Oke mengatakan bahwa kenaikan harga kedelai dunia itu akan berdampak pada kenaikan harga kedelai di tingkat perajin tahu dan tempe di dalam negeri.

"Dan hal ini akan mempengaruhi ujungnya adalah harga produk turunan dari kedelai, yang utama disini adalah harga tempe dan tahu," ujar Oke.






Analis: Pasar Keuangan yang Gelisah Mendorong Dolar AS ke Puncak

5 jam lalu

Analis: Pasar Keuangan yang Gelisah Mendorong Dolar AS ke Puncak

Pasar keuangan yang gelisah mendorong dolar ke puncak baru dua dekade, karena kenaikan suku bunga global memicu kekhawatiran resesi.


Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

6 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

7 jam lalu

Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

Untuk menjaga aliran dana atau cashflow saat resesi terjadi, Aidil mewanti-wanti masyarakat untuk menekan konsumsinya.


100 Hari Zulhas Jadi Mendag, Pedagang Pasar: Terlalu Banyak Pencitraan

13 jam lalu

100 Hari Zulhas Jadi Mendag, Pedagang Pasar: Terlalu Banyak Pencitraan

Seratus hari kerja Mendag, IKAPPI mengingatkan Zulhas agar tidak terlalu banyak pencitraan.


Luhut Bilang Pakar Ekonomi AS Puji Perekonomian Indonesia: Akibat Leadership Jokowi

15 jam lalu

Luhut Bilang Pakar Ekonomi AS Puji Perekonomian Indonesia: Akibat Leadership Jokowi

Saat berkunjung ke Amerika Serikat, Menteri Luhut bercerita banyak pakar ekonomi yang memberikan apresiasi terhadap kondisi ekonomi Indonesia.


Omzet Penjualan Pasar Murah Kota Bandung Rp 408 Juta, Elpiji 3 Kg Dijual Rp 16 Ribu

1 hari lalu

Omzet Penjualan Pasar Murah Kota Bandung Rp 408 Juta, Elpiji 3 Kg Dijual Rp 16 Ribu

Angka penjualan selama pasar murah di 12 titik dan 4 hari di Kota Bandung mencapai Rp 408 juta. Elpiji 3 kilogram juga ikut dijual.


1.477 ton Impor Hortikultura Tertahan, Ombudsman Beri Kementan Waktu 5 Hari Lakukan Tindakan Korektif

1 hari lalu

1.477 ton Impor Hortikultura Tertahan, Ombudsman Beri Kementan Waktu 5 Hari Lakukan Tindakan Korektif

Ombudsman akan menerjunkan tim untuk sidak.


Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

2 hari lalu

Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia secara bersamaan berpotensi menimbulkan resesi.


Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

2 hari lalu

Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

Sri Mulyani mengatakan ada juga 15 kota yang mendapat DID atas kerja keras melawan inflasi.


Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

2 hari lalu

Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

Utang itu berasal dari selisih harga keekonomian minyak goreng dengan harga jual. Pemerintah meminta peretail menjual minyak goreng murah.