Terkini Bisnis: Ahok Tanggapi Sentilan Stafsus Erick Thohir, Luhut ke Kediri

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada hari ini menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir untuk menyampaikan kritik dan saran. Pertemuan tersebut diungkap oleh Ahok melalui akun Instagram @basukibtp, Kamis, 17 September 2020.

    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada hari ini menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir untuk menyampaikan kritik dan saran. Pertemuan tersebut diungkap oleh Ahok melalui akun Instagram @basukibtp, Kamis, 17 September 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Selasa siang, 30 November 2021, dimulai dari Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menanggapi sentilan dari Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga hingga Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan berterima kasih kepada Gudang Garam soal Bandara Internasional Dhoho Kediri.

    Adapula berita tentang Ombudsman menemukan lima potensi maladministrasi dalam tata-kelola pupuk bersubsidi hingga sebanyak 52 nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menggugat perusahaan pelat merah ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

    Berikut empat berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Selasa siang.

    1. Disentil Stafsus Erick Soal Borok BUMN, Ahok: Saya Diminta Jadi Keynote Speaker

    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak ingin memperpanjang sentilan dari Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, soal sikapnya memaparkan kasus-kasus kontrak bisnis di perusahaan pelat merah. Arya sebelumnya mengingatkan agar Ahok selalu mengikuti perkembangan dan program yang ada di Kementerian BUMN agar tidak tertinggal informasi.

    Komentar Arya dilontarkan menanggapi pernyataan Ahok dalam akun Youtube-nya Panggil Saya BTP yang diunggah beberapa waktu lalu. Ahok menyatakan video itu dibuat saat ia menjadi pembicara kunci dalam acara Pertamina Training Consulting.

    “(Itu) Webinar tentang business judgement rule dan saya diminta sebagai keynote speaker oleh PT Pertamina Training Consulting,” ujar Ahok saat dihubungi melalui pesan pendek, Selasa, 30 November.

    Ahok pun tidak ingin menanggapi lebih jauh komentar dari Arya. “Tidak usah diteruskan,” katanya.

    Adapun dikutip dari pernyataan di video tersebut, Ahok menyatakan tidak hanya merugikan BUMN, kontrak-kontrak bisnis justru menguntungkan pihak lain. Ahok menyebut meskipun kontrak itu merugikan BUMN, itu hanya dianggap angin lalu oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Lembaga pun hanya menilai masalah itu persoalan salah bayar atau kelebihan bayar.

    Baca berita selengkapnya di sini.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.