Jokowi Sebut Pulau Terpencil Bisa Jadi Basis Ekonomi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi hadiri peresmian Pabrik Industri Baja PT. Krakatau Steel (persero) Tbk, Kota Cilegon. Youtube

    Jokowi hadiri peresmian Pabrik Industri Baja PT. Krakatau Steel (persero) Tbk, Kota Cilegon. Youtube

    TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan pulau-pulau terpencil dan wilayah pantai di Indonesia memiliki potensi perekonomian yang besar meski jauh dari pusat kegiatan ekonomi nasional. Jokowi menyatakan daerah tersebut dapat menjadi basis ekonomi Indonesia dan mendorong pertumbuhan yang merata ke pelosok Nusantara.

    “Pulau-pulau terpencil dan masyarakat pantai punya potensi ekonomi yang tinggi, potensi industri pangan berbasis laut seperti perikanan dan hayati laut, potensi pariwisata maritim dengan memanfaatkan keindahan dan kekayaan laut, potensi industri obat dan suplemen obat berbasis kekayaan hayati dan nabati laut,” ujar Jokowi saat mengisi Puncak Hari Maritim Nasional ke-57, Kamis, 23 September 2021.

    Dia melanjutkan, ilmu pengetahuan dan teknologi menempati posisi strategis untuk mendukung upaya pengembangan ekonomi biru tersebut. Menurut dia, pemanfaatan dan pengembangan iptek di dunia perkapalan dan pertumbuhan industri perkapalan dalam negeri harus diupayakan untuk mendorong pemanfaatan potensi maritim.

    Dia meminta agar industri yang berkembang di dalam negeri bukan hanya pembuatan kapal, tapi juga juga industri jasa logistik dan global.

    Saat ini, Jokowi mengatakan pemerintah telah meningkatkan konektivitas ribuan pulau. Bukan hanya melalui pembangunan pelabuhan besar dan kecil di daerah terisolasi, proyek konektivitas juga meliputi penyediaan akses barang untuk menekan disparitas harga antar-pulau. Proyek ini dijalankan melalui program tol laut yang diklaim bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal.

    Meski demikian dalam memanfaatkan potensi sumber daya maritim, Jokowi meminta pengelolaan harus dilakukan secara bijak. “Laut harus dijaga untuk kepentingan generasi sekarang dan juga generasi yang akan datang,” ujar Jokowi.

    Penangkapan ikan, ujar Jokowi, harus dilakukan dengan pola yang terukur dan sesuai asas keberlanjutan. Pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi juga harus dilakukan secara arif dan bijak.

    “Kita harus memperdayakan potensi maritim untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih merata serta meningkatkan nilai tambah serta mempersatukan bangsa,” ujar Jokowi.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA

    Baca juga: Jokowi: Laut Bukan Tempat untuk Kita Membuang, tapi Bersandar Hidup


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.