Jokowi: Laut Bukan Tempat untuk Kita Membuang, tapi Bersandar Hidup

Presiden Joko Widodo menandatangani baja produk terbaru saat meresmikan pabrik Hot Strip Mill 2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Kota Cilegon, Banten, Selasa 21 September 2021. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun dan merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium. ANTARA FOTO/Biro Pers Media Setpres/Agus Suparto/Handout

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan Indonesia memiliki potensi menjadi poros maritim dunia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan panjang garis pantai lebih dari 108 ribu kilometer, Indonesia mempunyai potensi kekayaan dari hasil laut yang dapat dimanfaatkan sebagai pendorong perekonomian.

Jokowi pun meminta cara pandang Indonesia terhadap laut berubah. Ia mengatakan laut bukan lagi pemisah, melainkan penghubung antar-pulau. Laut juga bukan merupakan sisi belakang rumah yang selalu dipunggungi, tetapi halaman rumah yang dipandang.

“Laut bukanlah tempat untuk kita membuang yang tidak kita perlukan, tapi tempat bersandar hidup. Laut adalah sumber penghidupan di mana banyak rejeki tersimpan. Laut adalah anugerah Tuhan yang harus kita jaga, harus kita muliakan,” ujar dia saat mengisi Puncak Hari Maritim Nasional ke-57, Kamis, 23 September 2021.

Jokowi melanjutkan, meski jauh dari pusat kota, daerah pantai dan wilayah kelautan di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Dari sisi industri, masyarakat di daerah pantai dapat memanfaatkan hasil perikanan dan hayati laut sebagai sumber perekonomian.

Laut juga memiliki potensi pariwisata maritim dari keindahan dan kekayaan biotanya. Sedangkan dari sisi farmasi, laut memiliki potensi industri obat dan suplemen berbasis kekayaan hayati dan nabati. Menurut dia, laut akan  menjadi basis pertumbuhan ekonomi biru Indonesia.

Melihat potensi yang besar tersebut, Jokowi meminta agar pengembangan potensi kelautan tidak hanya diwujudkan lewat jargon-jargon kemaritiman.

“Kita harus kerja keras meningkatkan konektivitas laut, kita harus meningkatkan keamanan maritim untuk melindungi kepentingan rakyat dan nasional, memperdayakan potensi maritim untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih merata serta meningkatkan nilai tambah,” ujar dia.

Sejauh ini, kata Jokowi, pemerintah telah mengembangkan berbagai proyek untuk mendukung infrastruktur kelautan. Salah satunya ialah program tol laut yang digadang-gadang dapat memudahkan mobilisasi barang dan orang antar-pulau.

Meski demikian, Jokowi mengingatkan agar pemanfaatan kekayaan laut dilakukan secara terukur. “Laut harus dijaga untuk kepentingan generasi yang akan datang. Pemanfaatan sumber daya maritim perlu tapi, harus arif dan bijak. Penangkapan ikan perlu, tapi pola penangkapannya harus terukur,” ujar dia.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca juga: 2 Versi Hari Maritim Nasional 21 Agustus dan 23 September






Di Hari Pers Nasional 2023, Jokowi Singgung Regulasi Hak Cipta Pers

52 menit lalu

Di Hari Pers Nasional 2023, Jokowi Singgung Regulasi Hak Cipta Pers

Mengenai keberlangsungan media nasional, Jokowi menyebut saat ini 60 persen belanja iklan dikuasai platfrom asing.


Jokowi Anggap Pers Telah Bantu Dirinya Jadi Presiden

1 jam lalu

Jokowi Anggap Pers Telah Bantu Dirinya Jadi Presiden

Atas nama rakyat dan pemerintah, Jokowi menyampaikan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Tanah Air.


Jokowi Minta Media Tak Tergelincir Polarisasi di Tahun Politik Pemilu 2024

1 jam lalu

Jokowi Minta Media Tak Tergelincir Polarisasi di Tahun Politik Pemilu 2024

Jokowi menyadari industri media konvensional menghadapi tantangan berat. Salah satunya sekitar 60 persen belanja iklan telah diambil media digital.


Terpopuler: Kronologi Recall Obat Sirop yang Sebabkan Gagal Ginjal Akut, 515 Ton Minyakita Ditimbun

6 jam lalu

Terpopuler: Kronologi Recall Obat Sirop yang Sebabkan Gagal Ginjal Akut, 515 Ton Minyakita Ditimbun

Berita terpopuler bisnis pada Rabu, 8 Februari 2023 dimulai dari kronologi penarikan tiga obat sirop usai kembali munculnya kasus gagal ginjal akut.


PGI Meminta Presiden Jokowi Beri Atensi pada Intolerasi Beragama yang Masih Terjadi

15 jam lalu

PGI Meminta Presiden Jokowi Beri Atensi pada Intolerasi Beragama yang Masih Terjadi

PGI meminta Presiden Joko Widodo memberikan atensi serius pada insiden diskriminasi dan pelarangan ibadah di berbagai daerah.


Pesan Luhut ke Pengusaha: Mulai Risetlah Bikin Plastik yang Tak Bisa Tenggelam

16 jam lalu

Pesan Luhut ke Pengusaha: Mulai Risetlah Bikin Plastik yang Tak Bisa Tenggelam

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berencana mendorong perusahaan yang memproduksi kemasan plastik agar tidak sembarangan.


Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

17 jam lalu

Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

Jokowi mengungkapkan ekspor tambang ilegal mengurangi pendapatan negara. Sementara Gibran pernah mengungkapkan bekingan tambang ilegal mengerikan.


Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

18 jam lalu

Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

Staf Khusus Menteri BUMN menyebut event F1 Powerboat di Danau Toba, Sumatera Utara, akan menjadi tontonan rakyat., bisa nonton bareng kerbau dan sapi.


Jokowi Minta Seluruh Puskesmas Punya USG dan Antropometri Kit Tahun Ini

20 jam lalu

Jokowi Minta Seluruh Puskesmas Punya USG dan Antropometri Kit Tahun Ini

Jokowi memerintahkan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyediakan Ultrasonografi (USG) hingga Antropometri Kit di setiap Puskesmas dan Posyandu


Targetkan 70 Persen Sampah Plastik Hilang dari Laut pada 2025, Luhut: Saat ini Sudah 35,5 Persen

22 jam lalu

Targetkan 70 Persen Sampah Plastik Hilang dari Laut pada 2025, Luhut: Saat ini Sudah 35,5 Persen

Menteri Luhut menargetkan 70 persen sampah plastik sudah hilang dari laut Indonesia pada 2025.