8 Fakta Tol Sibanceh, Tol Sigli-Banda Aceh yang Pertama di Serambi Mekah

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rombongan Presiden Joko Widodo melintas saat meninjau perkembangan pembangunan Seksi IV jalan tol di Desa Indra Puri, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat 21 Februari 2020. Pembangunan jalan tol Sigli-Aceh Besar sepanjang 74 kilometer itu ditargetkan selesai pekerjaan kontruksinya pada Mei 2020. ANTARA FOTO/Ampelsa

    Rombongan Presiden Joko Widodo melintas saat meninjau perkembangan pembangunan Seksi IV jalan tol di Desa Indra Puri, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat 21 Februari 2020. Pembangunan jalan tol Sigli-Aceh Besar sepanjang 74 kilometer itu ditargetkan selesai pekerjaan kontruksinya pada Mei 2020. ANTARA FOTO/Ampelsa

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meresmikan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh atau Sibanceh seksi 4 pada Selasa, 25 Agustus 2020. Pasca diresmikan, jalan bebas hambatan ini bisa langsung dioperasikan.

    Berikut beberapa fakta dan poin penting mengenai Jalan Tol Sigli-Banda Aceh: 

    1. Tol Pertama di Aceh
    Sibanceh adalah jalan tol pertama yang dibangun di Aceh. Tol ini juga merupakan tol pertama di ujung barat Indonesia. Tol ini termasuk bagian dari proyek strategis nasional (PSN) guna mendukung kemudahan mobilisasi masyarakat.

    2. Mulai Dibangun 2018
    Sibanceh, berdasarkan rekam jejaknya, mulai dikerjakan pada 2018.

    3. Memiliki Panjang 74,1 Km
    Tol Sigili-Banda Aceh termasuk bagian dari Jalan Trans Sumatera dan memiliki panjang 74, 1 kilometer. 

    4. Terbagi Menjadi 6 Seksi
    Secara keseluruhan, Tol Sibanceh digarap atas enam seksi. Seksi 1 sepanjang 24,3 kilometer yang membentang dari Padang Tiki hingga Seulimeum.

    Seksi 2 sepanjang 7,6 kilometer dari Seulimeum-Jantho. Sedangkan, seksi 3 sepanjang 16 kilometer dari Jantho-Indrapuri. Lalu, seksi 4 membentang sepanjang 13,5 kilometer dari Indrapuri hingga Blang Bintang.

    Seksi 5 memiliki panjang 7,7 kilometer dari Blang Bintang hingga Kuto Baro. Terakhir, seksi 5 membentang sepanjang 5 kilometer dari Kuto Baro hingga Baitussalam.

    5. Memakan Dana Hampir 13 T
    Pembangunan tol Sibanceh membutuhkan investasi sebesar 12,944 triliin rupiah. Skema pendanaannya menggunakan penugasan BUMN.

    6. Gunakan 165 Ribu Ton Semen
    Proyek tol Sigli-Banda Aceh, dilansir dari Tempo, 14 Agustus 2020, telah menggunakan 165 ribu ton Semen Padang. Semen itu digunakan mulai dari pembangunan hingga Agustus 2020.

    7. Ditemukan Artefak Batu Nisan di Areanya
    Pekerja proyek tol Sibanceh menemukan batu nisan di sekitar gerbang tol Sigli-Banda Aceh seksi 6. Diduga batu nisan ini peninggalan Kerajaan Aceh.

    8. Fasilitas
    Tol Sigli-Banda Aceh dilengkapi dengan fasilitas dua tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area tipe A. Fasilitas ini terletak di Jatho-Indrapuri KM 37 dan Indrapuri-Blang Bintang KM 54. Tol Sibanceh ini juga memiliki akses penghubung berupa enam simpang susun dan 7 gerbang tol. Keberadaan jalan tol ini, disinyalir dapat memudahkan akses distribusi logistik.

    AMELIA RAHIMA SARI 

    Baca: Tol Trans Sumatera Ruas Sigli-Banda Aceh hingga 2021 Capai 67,9 Persen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.