Kereta Api Bandara Yogyakarta Akan Beroperasi 17 Agustus 2021

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampak luar kereta api dengan bahan bakar gas saat uji coba di depan awak media di Balai Yasa Yogyakarta, 11 Oktober 2016. Konversi Liquefied Natural Gas (LNG) tersebut, bahan bakar lebih irit hampir 80 persen. TEMPO/Pius Erlangga

    Tampak luar kereta api dengan bahan bakar gas saat uji coba di depan awak media di Balai Yasa Yogyakarta, 11 Oktober 2016. Konversi Liquefied Natural Gas (LNG) tersebut, bahan bakar lebih irit hampir 80 persen. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) memastikan Kereta Api Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA akan beroperasi pada 17 Agustus 2021. Saat ini, pembangunan fasilitas stasiun kereta api bandara mencapai 41 persen.

    “Kehadiran kereta api dapat menjadikan YIA sebagai bandara yang mengakomodasi kebutuhan konektivitas tidak hanya di wilayah Yogyakarta, namun juga wilayah Jawa Tengah yang mencakup Cilacap, Purwokerto, Kebumen, dan Banjarnegara,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangannya, Kamis, 29 Juli 2021.

    Untuk mengejar target operasi, proyek pekerjaan stasiun, seperti pembangunan overcapping dan peron stasiun, dilakukan selama 24 jam non-setop dengan sistem shift. Stasiun tersebut akan memiliki luas 1.500 meter persegi dengan kapasitas 200 orang serta overkapping sepanjang 300 meter dengan lebar 20 meter.

    Pada 19 Juli, kereta bandara telah melalui uji coba jalur dari Stasiun Kedundang ke Bandara YIA. Kereta dioperasikan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. 

    Kehadiran kereta bandara akan melengkapi pilihan moda transportasi penghubung Bandara YIA yang sudah ada sebelumnya, yaitu shuttle bus, taksi bandara, hingga bus DAMRI. Menurut Faik, kereta bandara akan memangkas waktu perjalanan dari Yogyakarta menuju Bandara YIA hingga 54 menit.

    Perjalanan yang sebelumnya membutuhkan waktu 90 menit menggunakan kendaraan melalui jalan raya,  dengan kereta ini, penumpang dapat menjangkau bandara sekitar 36 menit dari Stasiun Tugu.

    Setelah beroperasi, kereta bandara akan malayani 28 perjalanan dengan kapasitas 200 penumpang per perjalanan atau 5.600 penumpang per hari.

    "Kami optimistis dan siap melayani potensi pertumbuhan penumpang pascapandemi karena akses darat dari dan menuju YIA yang semakin mudah," ujar Faik Fahmi.

    Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Ketentuan Perjalanan Menggunakan Kereta Api


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.