Ini Sebab Besaran Gaji Direksi Garuda di Laporan Keuangan 2020 Naik

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (kedua kanan) berfoto bersama kru usai meluncurkan pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo bermasker pada bagian moncong pesawat di Hanggar GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 1 Oktober 2020. Corak masker ini dibuat oleh 60 pekerja selama 120 jam. ANTARA/Muhammad Iqbal

TEMPO.CO, Jakarta – Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjelaskan soal meningkatnya besaran gaji dewan direksi pada laporan keuangan perseroan 2020 dibandingkan dengan 2019. Pada 2020, Garuda Indonesia mengalami penambahan direksi dari sebelumnya berjumlah tujuh orang menjadi delapan orang.

“Kami malah potong dan tunda gaji 50 persen (untuk 2020),” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada Tempo, Rabu, 21 Juli 2021.

Berdasarkan laporan keuangan maskapai pelat merah yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, total pengeluaran Garuda untuk gaji dewan direksi pada 2020 tercatat US$ 2.156.205 atau naik dari 2019 yang sebesar US$2.141.176. Pada 2020, komponen gaji direksi terdiri atas imbalan jangka pendek sebesar US$ 1.752.841 dan imbalan pasca-kerja sebesar US$ 403.364.

Dari dua komponen gaji ini, tercatat bagian yang mengalami kenaikan adalah imbalan pasca-kerja. Pada 2019, imbalan pasca-kerja direksi Garuda sebesar US$ 375.754; sedangkan imbalan jangka pendek pada 2019 lebih besar ketimbang 2020, yaitu US$ 1.765.422.

Dilihat dari jumlah direksinya, pada 2020, Garuda memiliki delapan direktur. Mereka adalah direktur utama, wakil direktur utama, direktur operasi, dan direktur teknik. Kemudian, direktur layanan, pengembangan usaha, dan teknologi informasi; direktur niaga dan kargo; direktur keuangan dan manajemen risiko; serta direktur SDM.

Adapun pada 2019, Dewan Direksi Garuda terdiri atas direktur utama, direktur operasi, direktur teknik & layanan, direktur human capital, direktur niaga, direktur kargo & pengembangan usaha, serta direktur keuangan & manajemen. Pada akhir Desember 2019, Menteri BUMN memecat empat direksi garuda menjadi tinggal tiga orang karena kasus penyelundupan barang mewah.

Irfan mengatakan dalam laporan keuangan tahun lalu, pemotongan gaji direksi belum dicantumkan pada karena bersifat akrual. “Di buku memang tercatat, tapi tidak ada cash keluar,” kata Irfan.

Sementara itu untuk beban gaji komisaris, pada laporan keuangan Garuda menunjukkan adanya penurunan. Per 31 Desember 2020, besaran gaji komisaris tercatat sebesar US$ 745.030. Angka itu turun dari 31 Desember 2019 yang sebanyak US$ 944.191. Jumlah komisaris Garuda per Desember 2020 terdiri atas  lima orang. Kelimanya adalah komisaris utama, wakil komisaris utama, dua komisaris independen, dan satu komisaris. Dewan komisaris Garuda tak mengalami perubahan dari struktur 2019.

Baca Juga: Laporan Keuangan Garuda: Besaran Gaji Komisaris Turun, tapi Direksi Naik?






Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

7 jam lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

2 hari lalu

Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta Kuala Lumpur PP dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai 27 September 2022,


Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

2 hari lalu

Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

Penambahan modal untuk PT Garuda Indonesia masih berlangsung. Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun.


Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

3 hari lalu

Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

Pada akhir 2021, Garuda tercatat membukukan kerugian yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun.


Kemenkeu Akan Beri Insentif ke 125 Daerah, Tidak Boleh Untuk Tambahan Gaji hingga Perjalanan Dinas

5 hari lalu

Kemenkeu Akan Beri Insentif ke 125 Daerah, Tidak Boleh Untuk Tambahan Gaji hingga Perjalanan Dinas

Kementerian Keuangan akan membagikan dana insentif daerah (DID) ke 125 daerah yang memiliki perbaikan kinerja mendukung pemulihan ekonomi.


2 Direksi BCA Lepas Sebagian Saham, Berapa Nilai yang Dikantongi?

7 hari lalu

2 Direksi BCA Lepas Sebagian Saham, Berapa Nilai yang Dikantongi?

Corporate Secretary BCA Raymon Yonarto mengatakan penjualan saham yang dilakukan oleh Jahja bertujuan untuk melakukan renovasi rumah.


PPA Kucurkan Rp 725 Miliar Untuk Pemugaran Pesawat Garuda Indonesia

8 hari lalu

PPA Kucurkan Rp 725 Miliar Untuk Pemugaran Pesawat Garuda Indonesia

Garuda Indonesia menandatangani kerja sama fasilitas pembiayaan restorasi armada dengan skema bagi hasil dengan PPA. Untuk apa saja?


Apa Saja Fasilitas yang Didapat Mantan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia?

9 hari lalu

Apa Saja Fasilitas yang Didapat Mantan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia?

Presiden dan Wakil Presiden Indonesia ternyata masih mendapat tunjangan pensiun dan beberapa fasilitas meski sudah tidak menjabat.


Terpopuler Bisnis: Bos Pertamina Ungkit Pembatasan Pertalite, Erick Thohir Akan Blacklist Bos BUMN Nakal

16 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Bos Pertamina Ungkit Pembatasan Pertalite, Erick Thohir Akan Blacklist Bos BUMN Nakal

Berita terpopuler bisnis pada Kamis, 8 September 2022, dimulai dari pernyataan Direktur Utama Pertamina soal pemberlakukan pembatasan Pertalite.


Erick Thohir Akan Cicil Bonus Direksi BUMN dalam 3 Tahun, yang Bermasalah di-Blacklist

17 hari lalu

Erick Thohir Akan Cicil Bonus Direksi BUMN dalam 3 Tahun, yang Bermasalah di-Blacklist

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana mencicil pembayaran bonus para direksi BUMN.