Ibas: Jangan Kita Pro Investasi, tapi Tidak Perhatikan Kelestarian Lingkungan

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas membacakan ikrar kesetiaan di tangga Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. Fraksi Partai Demokrat DPR RI yang dipimpin oleh Ibas membacakan ikrar kesetiaan, tunduk, patuh pada konstitusi Partai Demokrat yang telah menetapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Demokrat. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menyampaikan pesan ke sejumlah menteri koordinator, termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam rapat kerja DPR dan pemerintah. Ibas berpesan agar kementerian yang dipimpin Luhut tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan di tengah tumbuhnya investasi.

“Jangan kita meningkatkan jumlah investasi saja, tapi tidak memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” ujar Ibas di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021.

Ibas menuturkan selain aspek lingkungan, pemerintah mesti memperhatikan pemerataan penanaman investasi. Ia berharap distribusi penanaman modal dapat dilakukan secara terpadu sehingga dirasakan semua daerah. “Investasi ini saya ingin terus digalakkan,” ujar Ibas.

Di masa Covid-19, Ibas berujar negara terus berupaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif. Meski tidak dapat mengejar pertumbuhan digit ganda atau double digit, pemerintah tetap menjaga agar tren perekonomian Indonesia membaik dari kuartal ke kuartal.

Namun di saat yang sama, kata Ibas, Indonesia masih akan terus dihadapkan dengan tantangan penyebaran wabah corona yang belum surut. Kondisi ini juga dirasakan secara global. Beberapa negara, kata dia, sudah berhasil menangani kasus penularan Covid-19. Namun ada juga negara yang menghadapi gelombang lanjutan pagebluk, seperti India.






Harga Minyak Dunia Melemah ke USD 78,74, Apakah Harga BBM di RI Bisa Segera Turun?

2 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah ke USD 78,74, Apakah Harga BBM di RI Bisa Segera Turun?

Harga minyak dunia tertekan oleh kekhawatiran terhadap resesi ekonomi global dan lonjakan nilai tukar dolar AS. Bagaimana nasib harga BBM di RI?


Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

17 jam lalu

Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

Kalangan pelaku usaha jasa pengurusan izin tinggal sementara (ITAS) Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negera Asing mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Imigrasi memangkas lebih pendek jalur birokrasi


Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

1 hari lalu

Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

Zulkifli Hasan menyampaikan hasil pertemuan Menteri Negara G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM).


Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

2 hari lalu

Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

Yustinus Prastowo turut mengomentari ramainya pembicaraan ihwal gunting pita antara politikus Partai Demokrat dengan politikus PDI Perjuangan.


Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

3 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia memiliki tiga prestasi dalam mengahadapi pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 itu.


OJK Terbitkan Aturan Baru Pedoman Manajer Investasi, Investor Reksa Dana Lebih Terlindungi?

3 hari lalu

OJK Terbitkan Aturan Baru Pedoman Manajer Investasi, Investor Reksa Dana Lebih Terlindungi?

OJK baru saja menerbitkan aturan terbaru mengenai pengawasan pasar modal melalui POJK No.17/2022 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi,


Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

3 hari lalu

Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

Jusuf Kalla (JK) menyebut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke depan akan bermasalah.


Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

3 hari lalu

Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

Anggaran Kementerian Investasi tahun depan turun dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,09 triliun. Bahlil minta dimaklumi jika target tak bisa diraih.


Restrukturisasi, PLN Kini Bawahi Empat Subholding

3 hari lalu

Restrukturisasi, PLN Kini Bawahi Empat Subholding

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan restrukturisasi akan membuat PLN lebih efektif dan efisien.


Paket Kompor Listrik Rp 1,8 Juta Akan Dibagikan Gratis ke 300.000 Orang, Begini Penjelasan ESDM

4 hari lalu

Paket Kompor Listrik Rp 1,8 Juta Akan Dibagikan Gratis ke 300.000 Orang, Begini Penjelasan ESDM

Pada tahun ini pemerintah akan membagikan paket kompor listrik ke 300.000 orang secara gratis. Bagaimana pelaksanaan program tersebut nantinya?