KCC Glass Corporation Siap Bikin Pabrik Kaca Terbesar se-Asia Tenggara di Batang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi jajaran menteri, meninjauKawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa, 30 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau kesiapan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare yang terintegrasi dengan jalan tol, stasiun, pelabuhan, dengan terdapat beberapa investor diantaranya dari Cina, Jepang, Korea, Taiwan, dan Amerika dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

    Presiden Joko Widodo didampingi jajaran menteri, meninjauKawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa, 30 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau kesiapan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare yang terintegrasi dengan jalan tol, stasiun, pelabuhan, dengan terdapat beberapa investor diantaranya dari Cina, Jepang, Korea, Taiwan, dan Amerika dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Kawasan Industri Terpadu Batang Galih Saksono mengatakan KCC Glass Corporation asal Korea Selatan akan membangun pabrik kaca di Kawasan Industri Terpadu Batang atau Grand Batang City senilai Rp 5 triliun.

    "Rencana 'ground breaking'(peletakan batu) pabriknya itu pada Mei 2021. Kita juga sudah 'ready' (siap) menunjukkan lokasinya," kata Galih usai mendampingi kunjungan Presiden Jokowi di KITB, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu sore, 21 April 2021.

    Selain KCC, sejumlah perusahaan yang akan membangun di KIT Batang yaitu LG Chem Ltd dan Wavin B.V atau produsen pipa plastik asal Belanda.

    "Saat ini, LG Chem dan Wavin B.V sedang dalam proses. Semoga dalam tahun ini ada dua sampai tiga perusahaan yang melakukan ground breaking, di antaranya KCC pada Mei 2021," katanya.

    Ia mengatakan KCC Glass akan menempati lahan seluas 47 hektare yang proses pembangunannya akan dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap pertama seluas 28 hektare dengan nilai investasi Rp5 triliun.

    "KCC (Produsen kaca terbesar se-Asia Tenggara ini) diperkirakan menyerap tenaga kerja 1.500 orang," katanya.

    Galih mengatakan perusahaan yang bergerak di bisnis kaca ini akan membangun dalam dua tahun terakhir ini. "Jadi, KCC punya jadwal (beroperasi) 2024 sehingga semuanya (pabrik) harus rapi pada 2023," kata Galih.

    Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut sebanyak 450 dari 4.300 hektare lahan di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, telah siap dipakai. Sehingga para investor dapat segera masuk untuk memulai pembangunan pabrik mereka.

    "Nanti di bulan Mei akan ada groundbreaking, peletakan batu pertama (pabrik) untuk industri kaca, yang mungkin akan menjadi industri kaca yang terbesar di Asia Tenggara," ujar Jokowi saat meninjau lokasi, Rabu, 21 April 2021.

    ANTARA

    Baca juga: Jokowi Sebut Pabrik Industri Kaca Terbesar Asia Tenggara Akan Dibangun di Batang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.