Diumumkan BI Siang Ini, Suku Bunga Acuan Diprediksi Tetap 3,5 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo atau ilustrasi Bank Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    Logo atau ilustrasi Bank Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19 dan 20 April 2021 diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate di level 3,5 persen guna menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

    Sejumlah ekonom bahkan memperkirakan suku bunga acuan terendah dalam sejarah ini akan bertahan hingga pengujung tahun. Konsensus ekonom yang dihimpun Bloomberg menunjukkan bank sentral akan menjaga tingkat suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate di level 3,5 persen pada bulan ini. BI dijadwalkan untuk memaparkan hasil RDG April pada siang ini, pukul 14.00 WIB, 20 April 2021.

    Kalangan ekonom menilai, tingkat suku bunga acuan yang relatif rendah masih bertahan hingga akhir tahun ini untuk mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional yang tertekan oleh pandemi Covid-19 sejak tahun lalu.

    Ekonom Morgan Stanley Deyi Tan mengatakan kecemasan pelaku pasar baru-baru ini mengenai prospek kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan volatilitas pasar modal di dalam negeri dan pelemahan nilai tukar rupiah. Atas dasar itulah dia menilai bahwa penurunan suku bunga acuan lebih lanjut tidak akan dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) pada tahun ini, terutama dengan mempertimbangkan ekonomi yang perlahan mulai pulih.

    “Kami melihat BI akan mempertahankan kebijakan suku bunga acuan pada level saat ini [3,5 persen] hingga akhir tahun,” kata dia dalam laporan yang dikutip Bisnis, Senin (19/4).

    Di sisi lain, Deyi menambahkan, biasanya kenaikan suku bunga acuan di AS memaksa pembuat kebijakan di Asia menghadapi tantangan stabilitas makro di dalam negeri. Misalnya, defisit neraca berjalan yang membengkak sehingga membuat mata uang terkena tekanan pendanaan eksternal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.