Peluang Bisnis Budi Daya Ikan Lele dan Cacing Sutera, Simak Langkah-langkahnya

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kolam budi daya ikan lele dan cacing sutera di Kalibawang Kulon Progo binaan Fakultas Pertanian UGM. Foto Faperta UGM

    Kolam budi daya ikan lele dan cacing sutera di Kalibawang Kulon Progo binaan Fakultas Pertanian UGM. Foto Faperta UGM

    TEMPO.CO, Jakarta - Fakultas Pertanian atau Faperta Universitas Gadjah Mada UGM mengembangkan budidaya ikan lele dan cacing sutera di Dusun Duwet Banjarharjo, Kalibawang, Kulonprogo. Teknologi ini sebelumnya juga pernah dikembangkan di Dusun Salam, Kalibawang.

    Cacing sutera diperlukan untuk pembenihan pada budi daya ikan air tawar. Budi daya ikan lele memerlukan pasokan cacing sutera yang cukup dan kontinyu. Budi daya cacing sutera tidak memerlukan lahan yang luas dan pengembelian investasinya terbilang cepat.  

    Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan cacing sutera sebagai pakan benih lele dumbo agar selalu tersedia. Selain itu, budidaya cacing sutera juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Seperti dikutip Tempo dari laman Fakultas Pertanian UGM Rabu 14 April 2021, Terdapat beberapa tahapan kegiatan antara lain:

    1. Penentuan lokasi budidaya cacing sutera

    Tahap pertama yang harus dilakukan adalah pengolahan tanah dengan membentuk aliran air untuk budidaya cacing, dibuat alur dengan membuat sekat dengan jarak 2 meter, menggunakan potongan asbes. Dibuat kolam lele dengan ukuran 2 m x 4 m x 22 m dan dibuat alur sebanyak 10 alur, dengan target panen 2 jalur/hari. Posisi kolam lele berada di ujung alur air yang akan dibuang.

    Jika air kolam lele akan digunakan kembali untuk budidaya cacing, maka air yang berasal dari kolam lele dipompa kembali ke dalam alur budidaya cacing. Setelah lahan sawah siap sesuai dengan standar budidaya cacing sutera kemudian dilakukan pengaliran air sawah. Air yang dialirkan berasal dari buangan air budidaya lele.

    2. Penebaran bibit cacing sutera

    Penebaran bibit cacing sutera sebanyak 60 liter untuk luas lahan 600 m2. penebaran dilakukan dengan cara menebar merata ke permukaan alur lahan budidaya cacing sutera.

    3. Penebaran benih lele

    Setelah itu dilakukan penebaran benih lele dengan ukuran 2 m x 4 m, jumlah benih yang ditebar 1600 ekor dengan ukuran 7- 9 cm. Penebaran dilakukan pada sore hari. Bulan pertama pemberian pakan dengan pellet yang 1 mm atau 2 mm. setelah budidaya berjalan selama satu bulan pakan diberikan dengan ukuran 3 mm hingga panen. Pakan diberikan sebanyak dua kali sehari pagi dan sore.

    4. Panen cacing sutera

    Pemanenan cacing sutera kemudian dijual kepada pembenih ikan lele, juga melanjutkan budidaya cacing sutra secara berkelanjutan. Pemanenan dilakukan setiap hari sebanyak 2 jalur dengan target panen 5- 7 liter. Panen dilakukan setelah tiga bulan setelah penebaran. Setiap harinya, sebanyak 6 liter cacing sutera dapat dipanen dengan harga Rp. 150.000 dengan luasan 500 m2

    WINDA OKTAVIA

    Baca juga: Sleman Bidik Peningkatan Panen Ikan Lele Pakai Teknologi Biofolk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.