Erick Thohir Diminta Review Aset Pertamina Setelah Kebakaran Kilang Balongan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja dari tim Fire Fighter menyemprotkan busa (foam) yang digunakan untuk memadamkan api pada pada kejadian insiden tangki Pertamina di Kilang Balongan RU VI, Indramayu pada Rabu 31 Maret 2021. FOTO/Dok. Pertamina

    Seorang pekerja dari tim Fire Fighter menyemprotkan busa (foam) yang digunakan untuk memadamkan api pada pada kejadian insiden tangki Pertamina di Kilang Balongan RU VI, Indramayu pada Rabu 31 Maret 2021. FOTO/Dok. Pertamina

    TEMPO.COJakarta - Ombudsman RI meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir segera meninjau ulang aset-aset PT Pertamina (Persero) yang diduga sudah usang pasca-insiden kebakaran Kilang Balongan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, 29 Maret lalu.

    “Menteri BUMN perlu me-review aset-aset Pertamina yang memang sudah tidak layak pakai. Sebelum kejadian berlanjut, saya kira ini penting jadi perhatian pemerintah,” ujar anggota Ombudsman, Herry Susanto, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu, 14 April 2021.

    Berdasarkan penelurusan Ombudsman, Kilang Balongan telah tiga kali mengalami kebakaran. Kejadian pertama berlangsung pada Oktober 2007. Dalam insiden itu, api tidak merusak fasilitas produksi milik Pertamina dan hanya sistem pembuangan limbah.

    Insiden kedua terjadi pada 4 Januari 2019. Kebakaran terjadi di kawasan kilang minyak pada fasilitas pemasok gas milik PT Pertamina EP. Kemudian insiden ketiga terjadi pada 29 Maret 2021 yang menyebabkan tangki T301G meledak.

    Harry menduga kebakaran disebabkan oleh sistem teknologi dan perlengkapan kilang yang sudah usang. Dia pun mensinyalir tidak ada mekanisme mitigasi bencana akibat gagalnya teknologi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.