Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Nilai Proyek Bukit Algoritma 'Silicon Valley' di Sukabumi Capai Rp 18 Triliun

image-gnews
Penandatanganan kontrak Pekerjaan Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi yang diberi nama Bukit Algoritma antara BUMN Amarta Karya dengan Kiniku Bintang Raya. - amka.co.id
Penandatanganan kontrak Pekerjaan Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi yang diberi nama Bukit Algoritma antara BUMN Amarta Karya dengan Kiniku Bintang Raya. - amka.co.id
Iklan

Nikolas berharap pengembangan KEK Sukabumi mampu meningkatkan infrastruktur pertumbuhan yang tangguh berkelanjutan dan mewujudkan pembangunan SDM berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. "Yang merupakan salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya, Kamis, 8 April 2021.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut dia, optimalisasi bonus demografi Indonesia menjelang tahun 2045 serta partisipasi dalam upaya mitigasi middle income trap dapat ditempuh melalui peningkatan daya saing, produktivitas inovasi dan penguatan SDM. Oleh karena itu, kata Nikolas, Amka berkomitmen mengambil peran dan andil yang besar dalam rencana proyek Pengembangan KEK Sukabumi ini.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko berharap banyak atas proyek Bukit Algoritma tersebut. Ia ingin Bukit Algoritma dapat menjadi pusat penelitian dan pengembangan sumber daya manusia di masa depan.

Apalagi, menurut Budiman, sudah banyak generasi muda Indonesia yang menorehkan prestasi dan menciptakan inovasi di kancah global. Tak tertutup kemungkinan, kawasan yang digadang-gadang bakal jadi seperti Silicon Valley di AS itu akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut. "Misal kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan," ucapnya.

BISNIS

Baca: Selain Movieland, Hary Tanoe Akan Bangun Pusat Data Ala Silicon Valley di Lido

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Persiapan KEK Tanjung Sauh, Masih Mengupayakan Relokasi Warga

1 hari lalu

KEK Tanjung Sauh. Dok Dewan Nasional kawasan Ekonomi Khusus
Persiapan KEK Tanjung Sauh, Masih Mengupayakan Relokasi Warga

Tanjung Sauh dijadikan KEK karena melihat pangsa pasar untuk dijadikan pelabuhan kontainer


Mayapada Healthcare Akan Kembangkan KEK Pariwisata Kesehatan Batam, Sudah Sampai Mana Regulasinya?

2 hari lalu

Ilustrasi Rencana KEK Sekupang (Sumber: Istimewa)
Mayapada Healthcare Akan Kembangkan KEK Pariwisata Kesehatan Batam, Sudah Sampai Mana Regulasinya?

Kepala BP Batam Muhammad Rudi membeberkan soal perkembangan terakhir tentang perumusan kebijakan terkait KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam


BSD Jadi KEK Baru dengan Target Investasi Rp 18,8 Triliun

13 hari lalu

Pekerja berjalan di atap (rooftop) gedung Biomedical Campus BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 25 Maret 2024. Kawasan Terpadu Bumi Serpong Damai (BSD) menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN)  yang ditetapkan pemerintah dan akan dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang mengembangkan pendidikan, riset kesehatan, ekonomi digital, pengembangan teknologi, layanan kesehatan dan biomedical. ANTARA/Muhammad Iqbal
BSD Jadi KEK Baru dengan Target Investasi Rp 18,8 Triliun

Pemerintah mengesahkan tiga KEK baru, salah satunya di BSD, target investasi mencapai Rp 18,8 triliun.


Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

14 hari lalu

Ilustrasi gempa. REUTERS
Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

Sebelumnya, BMKG juga kembali mencatat gempa yang menggetarkan Pulau Bawean di Laut Jawa.


Terpopuler: BSD Tangerang Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Airlangga Tanggapi Respons Masyarakat soal Iuran Tapera

14 hari lalu

Pengendara melintas di depan landmark BSD CITY Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 25 Maret 2024. Kawasan Terpadu Bumi Serpong Damai (BSD) menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN)  yang ditetapkan pemerintah dan akan dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang mengembangkan pendidikan, riset kesehatan, ekonomi digital, pengembangan teknologi, layanan kesehatan dan biomedical. ANTARA/Muhammad Iqbal
Terpopuler: BSD Tangerang Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Airlangga Tanggapi Respons Masyarakat soal Iuran Tapera

Pemerintah mengesahkan tiga Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK baru. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sektor yang dibuka pendidikan.


Pemerintah Sahkan 3 Kawasan Ekonomi Khusus Baru, Salah Satunya di BSD, Tangerang

14 hari lalu

Pengendara sepeda motor melintas di kawasan Biomedical Campus BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 25 Maret 2024. Kawasan Terpadu Bumi Serpong Damai (BSD) menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN)  yang ditetapkan pemerintah dan akan dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang mengembangkan pendidikan, riset kesehatan, ekonomi digital, pengembangan teknologi, layanan kesehatan dan biomedical. ANTARA/Muhammad Iqbal
Pemerintah Sahkan 3 Kawasan Ekonomi Khusus Baru, Salah Satunya di BSD, Tangerang

Pemerintah baru saja mengesahkan 3 Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK baru di sektor pendidikan, kesehatan dan teknologi. Salah satunya di BSD, Tangerang


Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

15 hari lalu

Peta lokasi gempa di Sukabumi, 28 Maret 2024. X/BMKG
Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

BMKG mengungkap pusat gempa itu berada di laut. Gempa terkini yang bisa dirasakan guncangannya itu terjadi tepatnya pada pukul 16.20 WIB.


Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

17 hari lalu

Wisatawan beraksi di atas papan seluncurnya saat bermain surfing di pantai Cimaja, Sukabumi, Jawa Barat, 26 Desember 2015. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan peselancar lokal dan internasional sat menikti liburan Natal dan Tahun Baru. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang disebut-sebut kelas dunia.


Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

19 hari lalu

Perwakilan SBMI Kabupaten Sukabumi, Badan Pelindungan Pekerja Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat dan Kawan Pekerja Migran Indonesia Kabupaten Sukabumi saat menjemput jenazah pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Sukabumi di Bandara Soekarno-Hatta yang meninggal di Dubai, UEA. ANTARA/Aditya Rohman
Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

SBMI Sukabumi menyatakan siap memberikan bantuan penanganan pemulangan jenazah pekerja migran yang meninggal di luar negeri secara gratis.


Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

23 hari lalu

Peta pusat gempa M5,0 di laut selatan Jawa yang menggetarkan wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 21 Mei 2024, pukul 02.42 WIB. (BMKG)
Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo M5,0 terjadi dari laut selatan Jawa, tepatnya 112 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur.