Mendag: Harga Cabai Rawit Merah Rp 70 Ribu per Kg, Kemungkinan Turun Lagi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang memegang segenggam cabai rawit merah di Pasar PSPT Tebet, Jakarta, Senin, 1 Maret 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga cabai rawit menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi pada Februari 2021 sebesar 0,10 persen. TEMPO/Tony Hartawan

    Pedagang memegang segenggam cabai rawit merah di Pasar PSPT Tebet, Jakarta, Senin, 1 Maret 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga cabai rawit menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi pada Februari 2021 sebesar 0,10 persen. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mencatat harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, turun. Dari semula Rp 100 ribu per kilogram (kg), harga cabai rawit merah sekarang sudah mendekati Rp 70 ribu.

    "Kemungkinan akan menurun lagi menjelang panen," kata Mendag dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 7 April 2021.

    Penurunan harga, kata dia, juga diprediksi bakal terjadi pada komoditas cabai merah besar dan cabai merah keriting. Untuk cabai merah keriting misalnya, Lutfi menyebut harga saat ini di Pasar Induk Kramat Jati sudah Rp 33 ribu per kg atau turun 10,81 persen.

    Sebelumnya, harga cabai di pasaran melonjak dalam beberapa pekan terakhir. Salah satunya cabai rawit. Dalam rapat bersama DPR pada 18 Maret 2021, Menteri Syahrul Yasin Limpo mencatat harga cabai rawit pada Juli 2020 masih di angka Rp 30 ribu per kg.

    Lalu pada Februari 2021, sudah naik menjadi Rp 85 ribu per kg. Tapi pada Maret 2021, di sejumlah pasar tradisional, harga cabai tembus mencapai Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu. Kondisi ini terjadi di Kota Yogyakarta sampai DKI Jakarta.

    Selain cabai, Lutfi mencatat harga bawang di Pasar Induk Kramat Jati masih stabil. Bawang merah di kisaran Rp 18 ribu sampai Rp 21 ribu per kg, bawang putih kating Rp 21 ribu per kg, dan bawang putih honan Rp 18 ribu per kg.

    Saat ini, kata Lutfi, pemerintah sedang mencari alternatif menyimpan lebih lama komoditas seperti cabai dan bawang. Selain itu, Pemerintah juga mengusahakan agar pola tanam untuk komoditas tertentu dapat dipisahkan agar harga tidak jatuh saat panen. “Kemendag bersama Pasar Jaya sedang mencari alternatif agar bapok dapat disimpan lebih lama. Jadi, harga pasokan dapat kita jaga bersama,” kata Lutfi.

    FAJAR PEBRIANTO

    Baca juga: Harga Cabai Melonjak, Kementan: Dalam Waktu Dekat Turun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.