Soal Rencana Impor Beras, Pengusaha Penggilingan Padi Desak Mendag Mundur

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat tersebut terkait pembicaraan tingkat I terhadap RUU tentang persetujuan Kemitraan Ekonomi Kreatif Indonesia dengan Negara-negara EFTA. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat tersebut terkait pembicaraan tingkat I terhadap RUU tentang persetujuan Kemitraan Ekonomi Kreatif Indonesia dengan Negara-negara EFTA. TEMPO/M Taufan Rengganis


    Billy mengatakan saat ini kondisi petani tengah terpuruk gara-gara wacana impor beras. Di Tegal, Jawa Tengah, kata dia, harga gabah kering anjlok dari Rp 5.000 per kg menjadi Rp 3.500 per kg. "Cari timing yang pas untuk membuat kebijakan strategis apalagi menyangkut petani," kata Billy. 

    Seharusnya, kata Billy, Lutfi bisa menghitung kebutuhan beras yang riil di lapangan. Ia berkaca dari tahun 2020 ketika pemerintah tidak mengimpor beras karena kebutuhan sudah dicukupi dengan hasil petani lokal. "Kami ini tidak anti impor. Boleh impor tapi waktunya jangan pas panen raya," ujarnya.

    Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Senin, 22 Maret 2021, Lutfi mengatakan siap mundur jika salah terkait masalah impor beras.

    FAJAR PEBRIANTO

    Baca juga: Menteri Perdagangan: Saya Jamin Tidak Ada Impor Beras Ketika Panen Raya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.