Menteri Trenggono Divaksin Covid-19: Perlu karena Saya Sering Tugas Keluar Kota

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi merombak (reshuffle) jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju pada hari ini, Selasa, 22 Desember 2020. Ada beberapa wajah baru dalam Kabinet Indonesia Maju, salah satunya yakni Sakti Wahyu Trenggono  sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Foto/antaranews.com

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi merombak (reshuffle) jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju pada hari ini, Selasa, 22 Desember 2020. Ada beberapa wajah baru dalam Kabinet Indonesia Maju, salah satunya yakni Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Foto/antaranews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP mulai melakukan vaksinasi Covid-19 bagi para pegawai. Menteri Sakti Wahyu Trenggono termasuk yang menjalani vaksinasi, Senin, 8 Maret 2021.

    "Saya sudah vaksin. Vaksin ini perlu karena saya sering tugas keluar kota menjalankan amanah Bapak Presiden (Jokowi) dan saya rutin bertemu banyak orang. Dan vaksin ini menjadi penting untuk daya tahan tubuh. Saya harap semua melaksanakan, supaya kita terhindar dari Covid-19," kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Senin, 8 Maret 2021.

    Baca Juga: Menteri Trenggono Resmikan Pusat Koi Cibinong, Ini Rincian Ekspor Ikan Hias

    Dia divaksin sekitar pukul 11.30 WIB bersama dengan sejumlah pejabat eselon I KKP. Dokter dari RS Abdi Waluyo Jakarta yang melakukan penyuntikan.

    Usai divaksin, Trenggono meninjau proses vaksinasi yang berlangsung di Gedung Mina Bahari III Kantor KKP. Dia meminta seluruh pegawai menerapkan protokol kesehatan meski sudah mendapat vaksin."Pakai masker dulu ya, sehat-sehat semuanya," ujarnya.

    Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar menjelaskan vaksinasi di lembaganya berlangsung selama empat hari. Mulai hari ini hingga Rabu, lalu dilanjutkan pada Jumat 12 Maret 2021.

    Jumlah pegawai yang divaksin hampir 4.000 orang. Sedangkan jenis yang dipakai adalah vaksin Sinovac. "Vaksin kali ini kami prioritaskan untuk pegawai yang belum pernah positif Covid-19. Bagi yang sudah, menunggu dulu sampai tiga bulan setelah dinyatakan sembuh," ujar Antam.

    Setelah vaksinasi tahap pertama di KKP ini selesai, para pegawai dijadwalkan mendapat vaksin tahap dua pada 22 Maret 2021.

    Sementara itu Satgas Covid-19 KKP, Maya menerangkan, para pegawai KKP yang sudah mendapat vaksin selanjutnya diobservasi. Ini untuk mengetahui reaksi apa yang mereka rasakan setelah penyuntikan.

    Lebih jauh dokter Maya menerangkan, dari hasil wawancaranya dengan banyak penerima, vaksin Sinovac tergolong minim efek samping. Dia berharap pegawai penerima vaksin tetap sehat sehingga dapat beraktivitas seperti biasa."Ini banyak saya tanyakan ke orang-orang yang divaksin, rata-rata tidak ada keluhan," ungkapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.